Militer AS Cegat Kapal Tanker Pengangkut Minyak Iran

Militer AS Cegat Kapal Tanker Pengangkut Minyak Iran
Foto: Ilustrasi Militer AS Cegat Kapal Tanker Pengangkut Minyak Iran.

Militer Amerika Serikat melakukan pencegatan terhadap kapal tanker M/T Tifani berbendera Botswana yang membawa minyak mentah asal Iran di perairan Teluk Bengal pada Selasa (21/4). Operasi tersebut dijalankan sesuai ketentuan sanksi Washington guna memutus jaringan dukungan material bagi Teheran.

Dilansir dari Kompas, Pentagon mengonfirmasi melalui pernyataan resmi bahwa pasukan Amerika Serikat berhasil merampas kapal tersebut tanpa adanya insiden kekerasan. Lokasi pencegatan di perairan antara India dan Asia Tenggara tersebut menandai titik operasi maritim terbaru dalam pengawasan ketat jalur perdagangan energi Iran.

Pemerintah Amerika Serikat berencana untuk menetapkan status hukum dan nasib kapal M/T Tifani dalam kurun waktu empat hari mendatang. Seorang pejabat berwenang menegaskan bahwa tindakan ini adalah bagian dari komitmen penegakan hukum internasional terhadap aktivitas ekspor ilegal yang dituduhkan kepada Iran.

"Seperti telah kami jelaskan, kami akan melakukan upaya maritim untuk mencegah jaringan-aringan gelap dan mencegat kapal yang disanksi yang memberikan dukungan material ke Iran, di mana pun mereka beroperasi," tegas pihak Pentagon dikutip Associated Press.

Penyitaan kapal M/T Tifani menambah daftar aset terkait Iran yang diambil alih oleh pihak militer Amerika Serikat dalam waktu singkat. Sebelumnya, pada Minggu (19/4), sebuah kapal kargo berbendera Iran juga telah dirampas oleh pasukan Amerika Serikat saat melintas di perairan Teluk Oman.

Langkah taktis ini sejalan dengan kebijakan yang telah diumumkan oleh pimpinan militer di kawasan tersebut mengenai pengamanan jalur laut dari pengaruh Iran. Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat, Jenderal Dan Caine, memberikan penegasan mengenai cakupan operasi militer yang akan dilakukan di bawah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM).

"Kami akan mengejar setiap kapal berbendera Iran atau setiap kapal yang berupaya memberikan dukungan material untuk Iran," kata Dan Caine.

Sasaran utama dari operasi ini mencakup armada yang keluar dari Selat Hormuz sebelum kebijakan blokade resmi diberlakukan sepenuhnya oleh Amerika Serikat. Jenderal Dan Caine memastikan bahwa pengawasan tidak hanya terbatas di wilayah sekitar Iran, melainkan menjangkau seluruh area yang menjadi tanggung jawab strategis CENTCOM.

Artikel terkait

Rekomendasi