PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan langkah proaktif untuk menghadapi lonjakan kendaraan pada periode arus balik libur panjang Hari Raya Waisak 2026. Fokus utama perusahaan adalah memaksimalkan layanan transaksi di gerbang tol utama guna menghindari antrean panjang.
Langkah ini diambil mengingat posisi strategis beberapa gerbang tol sebagai titik pertemuan kendaraan menuju wilayah Jabotabek. Pihak pengelola jalan tol berkomitmen menjaga kelancaran perjalanan masyarakat yang kembali dari masa liburan.
Optimalisasi Layanan di Gerbang Tol Cikatama
Di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, petugas telah mengoperasikan sebanyak 18 gardu transaksi khusus untuk kendaraan yang mengarah ke Jakarta. Sementara itu, 12 gardu lainnya disiagakan untuk melayani arus kendaraan yang menuju ke arah timur Trans Jawa.
Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa GT Cikampek Utama merupakan gerbang tol penghalang terakhir. Lokasi ini menjadi titik krusial distribusi lalu lintas dari arah timur menuju Jabotabek.
Rincian jumlah gardu transaksi yang dioperasikan pada periode ini adalah sebagai berikut:
- GT Cikampek Utama: Tersedia 18 gardu arah Jakarta dan 12 gardu arah timur Trans Jawa.
- GT Kejapanan Utama: Tersedia 15 gardu arah Surabaya dan 10 gardu arah Malang.
Penambahan jumlah operasional gardu ini dilakukan untuk memastikan setiap transaksi berjalan cepat dan tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Pengaturan jumlah gardu bersifat situasional dengan memantau volume kendaraan secara langsung di lapangan.
Kesiapan Armada dan Imbauan Pengguna Jalan
Selain memperbanyak gerbang transaksi, JTT juga memastikan seluruh personel operasional siap sedia di lapangan. Armada layanan jalan tol disiagakan selama 24 jam penuh untuk memberikan bantuan keamanan dan kenyamanan bagi pengendara.
Pihak pengelola terus memantau pergerakan lalu lintas seiring selesainya rangkaian libur nasional di bulan Mei 2026. Penjagaan ketat dilakukan terutama pada jalur-jalur yang diprediksi akan mengalami kepadatan arus balik.
Beberapa tips penting bagi pengendara sebelum memasuki jalan tol:
- Pastikan saldo uang elektronik (e-toll) mencukupi untuk menghindari hambatan di gerbang transaksi.
- Periksa kondisi mesin, ban, dan perlengkapan keselamatan kendaraan sebelum berangkat.
- Pastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan bugar dan segera beristirahat jika merasa lelah.
- Rencanakan waktu perjalanan dengan matang guna menghindari puncak kepadatan lalu lintas.
Langkah persiapan ini diharapkan dapat meminimalisir potensi kemacetan parah di titik-titik krusial. JTT mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti arahan petugas dan mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan tol.