Arab Saudi Kerahkan Tim Lapangan Cari Jemaah Haji yang Hilang

Arab Saudi Kerahkan Tim Lapangan Cari Jemaah Haji yang Hilang
Foto: Ilustrasi Arab Saudi Kerahkan Tim Lapangan Cari Jemaah Haji yang Hilang.

Pemerintah Arab Saudi melalui Direktorat Jenderal Paspor menerjunkan tim lapangan khusus di Makkah dan kawasan suci. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi pasien serta jemaah yang terpisah dari rombongan selama pelaksanaan ibadah haji.

Seperti dilansir dari Detikcom, personel ini bertugas menyisir pasien di berbagai rumah sakit. Mereka juga mendatangi pusat layanan kesehatan yang berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan Saudi.

Operasi pencarian ini juga disokong oleh koordinasi erat dengan inisiatif Nusuk Care di bawah Kementerian Haji dan Umrah Saudi. Otoritas terkait memanfaatkan perangkat mobile modern untuk memverifikasi identitas jemaah langsung di lokasi temuan.

Semua laporan mengenai hilangnya jemaah masuk melalui pusat komando dan pengendalian haji dan umrah di markas besar Makkah. Selain petugas resmi, Asosiasi Pramuka Saudi turut memperluas jangkauan bantuan di lapangan.

Anggota pramuka disebar ke berbagai titik strategis seperti jalan raya, koridor, hingga area perkemahan. Mereka memberikan panduan arah, bantuan kemanusiaan, serta mendampingi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Berdasarkan laporan kantor berita Saudi (SPA), ada lebih dari 350 anggota beserta pemimpin pramuka yang bersiaga. Mereka ditempatkan di 14 rumah sakit dan pusat kesehatan untuk menyokong kerja tim medis.

Peningkatan Kesiapan Medis Darurat

Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi juga mengoptimalkan operasional mereka hingga kapasitas tertinggi. Cakupan penanganan medis darurat diperluas ke seluruh penjuru Makkah, terutama saat fase krusial seperti lontar jumrah dan tawaf ifadah.

Skema respons cepat ini mengandalkan pusat layanan medis permanen serta unit bergerak cepat. Petugas memanfaatkan ambulans sepeda motor dan tim pejalan kaki agar bisa menembus kawasan padat jemaah dengan lebih lincah.

Seluruh armada ambulans telah dipasangi teknologi kedokteran mutakhir. Operasional di lapangan bergerak secara terintegrasi dengan melibatkan tim relawan serta berbagai instansi pemerintah lain yang bertugas melayani jemaah.

Artikel terkait

Rekomendasi