Umat Islam di berbagai daerah mengamalkan Sholawat Tibbil Qulub sebagai sarana ikhtiar spiritual dan doa kepada Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 17 April 2026. Amalan ini dilakukan secara rutin dalam berbagai kesempatan untuk memohon ketenangan hati serta kesehatan tubuh, dilansir dari Detikcom.
Sholawat ini memiliki kedudukan penting dalam literatur keislaman karena mengandung pujian sekaligus tawasul kepada Rasulullah SAW. Memahami teks dan makna bacaan menjadi hal mendasar bagi umat agar dapat mengamalkannya dengan benar sesuai tuntunan.
Bacaan Sholawat Tibbil Qulub mengandung permohonan rahmat yang ditujukan kepada keluarga dan sahabat Nabi. Berikut adalah arti dari bacaan tersebut yang menegaskan posisi Nabi Muhammad sebagai penyembuh.
"Ya Allah, berikanlah rahmat kepada baginda kami, Nabi Muhammad, sang penyembuh hati dan obatnya, memberikan kesehatan badan dan mengobatinya, menjadi cahaya mata hati dan sinarnya, juga kepada keluarga dan sahabat beliau, dan semoga Engkau memberikan keselamatan."
Habib Novel Alaydrus dalam buku Sholawat Jalan Selamat menjelaskan bahwa pembacaan sholawat ini secara konsisten atau istikamah memiliki dampak pada kepekaan batin. Ia menilai amalan tersebut sangat efektif sebagai sarana penyembuhan, khususnya bagi penyakit yang berkaitan dengan hati.
Selain manfaat batiniah, sholawat ini juga dipercaya memberikan pengaruh positif pada kondisi fisik. Manfaat ganda sebagai penenang jiwa dan penjaga kesehatan jasmani ini juga dinukil oleh NU Online dari kumpulan dzikir Majmu'ah Maqru'at Yaumiyah wa Usbu'iyah.
KH Muhammad bin Abdullah Faqih memberikan penegasan mengenai khasiat amalan ini dalam kitab tersebut. Ia menyebutkan bahwa fadhilah sholawat ini telah teruji dalam menjaga kondisi tubuh manusia.
"Sholawat Tibbil Qulub ini teruji (berfaedah) untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjadi obat segala penyakit dzahir ataupun batin" kata KH Muhammad bin Abdullah Faqih, Penulis Majmu'ah Maqruat Yaumiyah wa Usbu'iyah.
Penggunaan sholawat sebagai terapi spiritual ini terus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas spiritualitas seseorang. Dengan membacanya, umat diharapkan mendapatkan pertolongan serta syafaat di akhirat kelak.