Allianz Syariah dan BTPN Syariah Luncurkan Produk Guardia RENCANA

Allianz Syariah dan BTPN Syariah Luncurkan Produk Guardia RENCANA
Foto: Ilustrasi Allianz Syariah dan BTPN Syariah Luncurkan Produk Guardia RENCANA.

PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia dan PT BTPN Syariah Tbk resmi meluncurkan produk asuransi dwiguna Guardia RENCANA Syariah pada Senin (26/1/2026). Kolaborasi melalui kanal bancassurance ini bertujuan memperluas akses proteksi finansial dan layanan keuangan berbasis nilai syariah bagi nasabah di Indonesia.

Produk asuransi endowment ini menawarkan skema pembayaran kontribusi berkala selama delapan tahun. Dilansir dari Investortrust, nasabah akan mendapatkan manfaat perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan dengan total masa proteksi yang mencapai 18 tahun.

Direktur Utama Allianz Syariah Elmie A Najas menjelaskan bahwa kerja sama strategis ini menjadi upaya perusahaan dalam menghadirkan solusi perlindungan yang relevan. Kehadiran produk ini juga diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat terhadap instrumen asuransi syariah.

"Allianz Syariah bersama BTPN Syariah memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk menghadirkan solusi perlindungan jiwa dan perencanaan finansial yang relevan serta mudah diakses," ujarnya Elmie A Najas, Direktur Utama Allianz Syariah.

Sistem manfaat mencakup pemberian 105 persen dari total kontribusi dan saldo tabungan jika tertanggung meninggal pada dua tahun pertama. Jika meninggal setelah periode tersebut, tersedia santunan asuransi 100 persen serta pembebasan kontribusi.

"Allianz Syariah bersama BTPN Syariah memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk menghadirkan solusi perlindungan jiwa dan perencanaan finansial yang relevan serta mudah diakses," kata Elmie A Najas, Direktur Utama Allianz Syariah.

Country Chief Bancassurance Allianz Life Indonesia Ancilla Lily memaparkan detail manfaat tahapan bagi peserta pada akhir tahun polis tertentu. Peserta dapat menerima nilai saldo tabungan pada akhir tahun ke-11 dan manfaat tambahan sebesar 60 persen dari santunan asuransi pada akhir tahun ke-18.

"Bancassurance menjadi strategi penting Allianz Indonesia untuk memperkuat posisi di segmen nasabah yang sudah memiliki rencana keuangan masa depan, termasuk juga perlindungan yang berbasis nilai syariah," kata Ancilla Lily, Country Chief Bancassurance Allianz Life Indonesia.

Pendaftaran kepesertaan dipermudah melalui pengajuan tanpa pemeriksaan medis untuk santunan hingga Rp 1,5 miliar. Selain itu, produk ini menyediakan fitur wakaf syariah yang memungkinkan penyaluran santunan asuransi hingga 45 persen atau saldo tabungan maksimal 30 persen.

Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad menekankan bahwa perlindungan asuransi merupakan bagian fundamental dari perencanaan masa depan nasabah. Langkah ini diambil untuk memberikan layanan yang lebih komprehensif bagi para pengguna jasa perbankan mereka.

"Momentum ini menjadi langkah strategis bagi BTPN Syariah dalam memperluas layanan yang lebih menyeluruh menuju kehidupan yang lebih berarti," ucap Fachmy Achmad, Direktur BTPN Syariah.

Artikel terkait

Rekomendasi