Asvi Warman Adam Ungkap Alasan Soekarno Tetapkan Hari Kartini

Asvi Warman Adam Ungkap Alasan Soekarno Tetapkan Hari Kartini
Foto: Ilustrasi Asvi Warman Adam Ungkap Alasan Soekarno Tetapkan Hari Kartini.

Sejarawan Asvi Warman Adam menjelaskan latar belakang Presiden pertama RI Soekarno menetapkan Hari Kartini sebagai hari nasional pada Sabtu, 25 April 2026. Penetapan tersebut dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 108 Tahun 1964 yang diterbitkan pada 2 Mei 1964.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Nasional, regulasi tersebut tidak hanya mengukuhkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional, tetapi juga menyertakan 13 tokoh lainnya. Di antara deretan nama tersebut, terdapat dua pejuang perempuan lain yakni Cut Nyak Dien dan Cut Meutya.

Asvi menilai terdapat perbedaan tingkat popularitas di antara para tokoh perempuan tersebut pada masa itu. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan mendasar bagi pemerintah dalam memberikan penghormatan khusus kepada sosok Kartini.

ÔÇ£Kalau dibandingkan ketiganya, Kartini, Cut Nyak Dien, Cut Meutya, Kartini lebih populer. Tidak hanya populer di kalangan masyarakat, tetapi juga populer di kalangan politisi,ÔÇØ kata Asvi, dalam podcast Gaspol! yang tayang di YouTube Kompas.com, Sabtu (25/4/2026).

Kepopuleran Kartini tercatat sudah terbangun sejak periode penjajahan di Indonesia. Pengaruhnya bahkan merambah ke organisasi perempuan seperti Gerwani yang mengadopsi nama sang tokoh untuk media publikasi mereka yang bertajuk Api Kartini.

ÔÇ£Kenapa dia pakai ÔÇÿapiÔÇÖ, karena Bung Karno kalau bicara tentang revolusi itu (mengatakan) ÔÇÿjangan ambil abunya, tapi apinyaÔÇÖ,ÔÇØ ujar Asvi.

Penghormatan tinggi Soekarno terhadap Kartini juga didasari oleh metode perjuangannya yang menitikberatkan pada aspek literasi. Upaya mencerdaskan kaum perempuan melalui tulisan dianggap sebagai kontribusi signifikan dalam pergerakan nasional.

ÔÇ£Kartini juga bisa mewakili Jawa, Kartini juga bisa mewakili gerakan literasi, gerakan yang tidak secara fisik,ÔÇØ tutur Asvi.

Diskusi mendalam mengenai sejarah penetapan hari nasional ini disiarkan secara perdana melalui saluran YouTube pada pukul 20.00 WIB.

Artikel terkait

Rekomendasi