Aksi solidaritas politik mewarnai pertandingan besar Liga Italia antara AC Milan melawan Juventus di Stadion San Siro. Seorang aktivis hak asasi manusia (HAM) asal Irlandia dilaporkan mengibarkan bendera Iran dalam laga yang berlangsung pada Senin, 27 April 2026, dini hari WIB.
Dilansir dari Suara, tindakan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Iran di tengah situasi geopolitik yang memanas. Pengibaran bendera ini dilakukan sebagai protes terhadap tindakan Amerika Serikat dan Israel di wilayah konflik.
Aktivis tersebut menegaskan bahwa aksinya didasari oleh kepedulian terhadap hukum internasional dan kemanusiaan. Ia mengaitkan dukungannya kepada Iran sebagai bentuk perlawanan terhadap apa yang ia sebut sebagai terorisme tanpa hukum.
"Mereka yang peduli dengan hukum internasional dan hak asasi manusia berdiri bersama Iran. Alternatifnya adalah terorisme tanpa hukum dari AS dan Israel. Malu pada semua orang yang mendukung AS dan Israel. Hidup Iran," kata dia.
Gerakan global melawan kebijakan Amerika Serikat dan rezim Zionis terus meningkat setelah munculnya laporan mengenai serangan yang menargetkan fasilitas sipil. Beberapa objek yang menjadi perhatian dunia internasional meliputi sekolah, rumah sakit, hingga pusat Bulan Sabit Merah.
Aksi pengibaran bendera Iran ini ternyata bukan yang pertama kali dilakukan oleh aktivis Irlandia tersebut. Sebelumnya, pendukung yang menetap di Italia ini pernah melakukan tindakan serupa dalam pertandingan lain di Serie A.
Tercatat, bendera Iran pernah ia bentangkan saat laga yang melibatkan Torino. Selain itu, aksi serupa juga terlihat dalam pertandingan besar lainnya yang mempertemukan Inter Milan melawan AS Roma.
Hasil Pertandingan AC Milan vs Juventus
Terlepas dari aksi politik di tribun penonton, duel antara AC Milan dan Juventus di lapangan hijau berakhir dengan skor kacamata 0-0. Hasil imbang ini membuat posisi kedua tim di papan klasemen sementara Liga Italia tidak mengalami perubahan signifikan.
AC Milan tetap bertahan di peringkat ketiga dengan koleksi 67 poin. Sementara itu, Juventus terus membayangi di urutan keempat dengan raihan 64 poin.
| Peringkat | Klub | Poin |
|---|---|---|
| 3 | AC Milan | 67 |
| 4 | Juventus | 64 |
Pertandingan berjalan sengit sejak babak pertama melalui peluang Youssouf Fofana pada menit ke-23, namun bola melenceng dari gawang. Rafael Leao juga sempat mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-35 lewat bola liar yang sayangnya melambung tinggi.
Drama sempat terjadi pada menit ke-36 saat Juventus berhasil membobol gawang tuan rumah melalui sontekan Khephren Thuram. Gol tersebut bermula dari umpan silang Francisco Conceicao yang menyisir sisi kanan kotak penalti.
Namun, kegembiraan pemain Si Nyonya Tua tidak bertahan lama setelah wasit meninjau Video Assistant Referee (VAR). Wasit akhirnya menganulir gol tersebut karena Thuram telah berada dalam posisi offside sebelum menyarangkan bola.