Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal TNI Agus Widodo mendapatkan penugasan baru sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) pada Selasa (5/5/2026). Perombakan jabatan di lingkungan pertahanan ini sekaligus membawa kenaikan pangkat bagi Agus menjadi jenderal bintang tiga.
Kepastian mengenai pergeseran posisi ini dikonfirmasi langsung oleh pihak kementerian terkait penempatan personel tersebut di lembaga telik sandi negara. Dilansir dari Nasional, promosi jabatan ini menjadi bagian dari rotasi strategis di struktur pimpinan militer dan intelijen.
"Benar, beliau menjadi Waka BIN," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.
Kekosongan posisi yang ditinggalkan oleh Letjen TNI Agus Widodo pada Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan akan segera diisi oleh perwira tinggi lainnya. Sosok yang ditunjuk untuk mengemban tanggung jawab tersebut merupakan perwira berpangkat jenderal bintang dua.
"(Diisi oleh) Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo," ungkap Rico.
Rencana pergantian kepemimpinan di sektor strategi pertahanan ini sebelumnya telah disampaikan oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam agenda resmi kenegaraan. Hal tersebut diutarakan saat melakukan pertemuan bilateral dengan delegasi dari Jepang.
Dalam pertemuan bersama Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjiro, Sjafrie memperkenalkan sejumlah pejabat di jajarannya. Salah satu yang diperkenalkan secara khusus adalah Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo sebagai calon suksesor di posisi Direktur Jenderal Strategi Pertahanan.