Sebanyak 28.004 jemaah haji asal Indonesia yang terbagi dalam 72 kelompok terbang telah tiba di Arab Saudi hingga Minggu (26/4) pagi waktu setempat. Kedatangan ini merupakan bagian dari fase gelombang pertama yang dipusatkan di Bandara Internasional Pangeran Muhammad Abdulaziz, Madinah.
Dilansir dari Detikcom, data Sistem Informasi Haji Kemenhaj menunjukkan bahwa dari total jemaah yang telah mendarat, terdapat 5.655 orang yang masuk dalam kategori lanjut usia. Penyiapan petugas secara penuh dilakukan untuk mengawal jemaah mengingat tingginya proporsi lansia pada musim haji tahun ini.
Aktivitas pendaratan di Bandara Madinah pada hari kelima terpantau sangat padat dengan jadwal penerbangan 16 kloter yang berlangsung secara maraton. Kloter Solo (SOC 12) menjadi rombongan pertama yang mendarat pada pukul 00.15 Waktu Arab Saudi (WAS).
Rangkaian kedatangan jemaah untuk hari ini dijadwalkan akan berakhir pada pukul 20.30 WAS melalui pendaratan kloter Surabaya (PLM 12). Perhatian intensif diarahkan kepada kloter-kloter dengan jumlah lansia terbanyak, seperti kloter Lombok (LOP 4) yang membawa 179 lansia dan kloter Padang (PDG) dengan 132 lansia.
Setiap kelompok terbang mendapatkan pengawalan dari empat petugas pendamping yang terdiri atas unsur kesehatan, PPIH Kloter, serta Petugas Haji Daerah. Pengawalan ketat ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan jemaah selama proses transisi dari bandara menuju penginapan.
Setelah menyelesaikan administrasi di bagian imigrasi, seluruh jemaah segera diberangkatkan menuju sejumlah hotel di wilayah markaziyah yang berdekatan dengan Masjid Nabawi. Fasilitas akomodasi yang telah disiapkan bagi jemaah di antaranya adalah Hotel Durrat Al Eiman dan Shaza Regency Plaza.