Capaian hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang SMP/MTs tahun 2026 di seluruh Indonesia menunjukkan hasil yang bervariasi. Provinsi DI Yogyakarta berhasil menempati posisi teratas secara nasional khusus untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Seperti dikutip dari Media Indonesia, data yang dihimpun mencatat nilai rerata nasional untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia berada di angka 60,83. Sementara itu, mata pelajaran Matematika membukukan nilai rerata nasional sebesar 40,34.
Penyusunan daftar ini berbasis pada nilai rerata per provinsi yang diurutkan dari capaian tertinggi hingga terendah. Data ini berfungsi sebagai pemetaan capaian akademik dari hasil ujian tahun 2026 dan bukan bentuk perankingan resmi daerah.
DI Yogyakarta memimpin di posisi pertama dengan nilai rerata 73,74, disusul oleh DKI Jakarta dan Bangka Belitung di urutan berikutnya. Di sisi lain, Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) mengantongi nilai rerata sebesar 61,14.
Hasil penilaian ini memperlihatkan adanya kesenjangan kualitas yang cukup berjarak antardaerah. Sejauh ini, provinsi di Pulau Jawa serta sebagian wilayah Kalimantan dan Sumatera masih mendominasi posisi papan atas.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa hasil TKA SD-SMP 2026 ini bukan instrumen perankingan daerah, melainkan refleksi kualitas pendidikan. Siklus evaluasi ini diharapkan dapat mendorong pemerataan standar kompetensi akademik secara kolektif di seluruh wilayah.
Pasca-pengumuman ini, Kemendikdasmen menekankan pentingnya pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Langkah tersebut didorong untuk mengatasi ketimpangan kemampuan belajar yang terjadi antarwilayah siswa di Indonesia.
| Peringkat | Provinsi | Rerata SMP (B. Indo) |
|---|---|---|
| DI Yogyakarta | 73,74 | Jakarta |
| 71,32 | Bangka Belitung | 69,24 |
| Bengkulu | 69,17 | Kepulauan Riau |
| 66,52 | Bali | 66,35 |
| Jawa Tengah | 65,95 | Kalimantan Timur |
| 63,88 | Jawa Timur | 63,46 |
| Sumatera Barat | 63,19 | Kalimantan Selatan |
| 63,03 | Kalimantan Utara | 61,70 |
| Jawa Barat | 61,26 | Riau |
| 60,70 | Kalimantan Tengah | 59,44 |
Data perolehan nilai dari sisa provinsi lain yang belum masuk ke dalam daftar tabel juga memperlihatkan angka yang kompetitif. Pemerintah diharapkan terus memantau hasil capaian ini demi perbaikan mutu pendidikan nasional.