Wuling Motors memamerkan lini kendaraan niaga Formo Max dan mobil listrik Mitra EV dalam ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 di Jakarta pada Kamis (15/4/2026). Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyediaan kendaraan operasional yang efisien.
Dilansir dari Detik Oto, kehadiran Formo Max dalam pameran tersebut menjadi penegasan posisi Wuling di segmen kendaraan niaga ringan setelah peluncuran perdana pikap ini pada 2023. Kendaraan tersebut dirancang khusus untuk mempermudah operasional usaha dengan kapasitas angkut besar serta kemudahan dalam perawatan berkala.
Selain unit konvensional, Wuling juga menonjolkan Mitra EV yang merupakan kendaraan komersial bertenaga listrik pertama mereka sejak diperkenalkan pada 2025. Mobil listrik ini hadir dalam varian Minibus dan Blind Van untuk memenuhi kebutuhan sektor bisnis yang semakin beragam di tanah air.
"Melalui keikutsertaan Wuling di GIICOMVEC 2026, kami menawarkan dua lini kendaraan komersial yang dapat mendukung berbagai kebutuhan usaha dan bisnis di Indonesia," kata Aditya Triananto, Fleet & Commercial Vehicle Sales Manager Wuling Motors.
Aditya menambahkan bahwa Formo Max hadir sebagai solusi praktis, sementara Mitra EV ditujukan bagi sektor bisnis yang memerlukan fleksibilitas kendaraan listrik. Unit Mitra EV tersedia dalam pilihan warna Polar White serta Mountain Grey untuk mendukung citra profesional pengguna usaha.
Spesifikasi teknis Mitra EV mencakup dua opsi jarak tempuh, yakni Long Range yang mencapai 300 kilometer (CLTC) dan Premium Range hingga 400 kilometer (CLTC). Performa ini didukung oleh kapasitas kargo luas hingga 6,5 meter kubik serta fitur pengisian daya cepat untuk menjaga efisiensi waktu operasional.
Wuling merancang struktur rangka Mitra EV agar tetap kokoh dalam membawa beban berat, ditambah kemudahan akses barang melalui penggunaan dua pintu geser (sliding door). Inovasi ini ditujukan agar kendaraan dapat beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan pelaku usaha di berbagai wilayah Indonesia.