Kesadaran masyarakat terhadap konsep wisata berkelanjutan atau sustainable tourism menunjukkan tren peningkatan yang signifikan pada tahun 2026. Berdasarkan data Travel Industry Outlook 2026, sebanyak 63 persen wisatawan kini telah familier dengan konsep tersebut.
Dilansir dari Detik Travel, Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, Gaery Undarsa, menyebutkan bahwa 67 persen dari mereka mengaku pernah menginap di akomodasi yang ramah lingkungan.
"Awarness-nya sudah tinggi, sudah bukan cuma sekedar tahu, tapi mereka udah mulai consider nih untuk memilih tempat-tempat yang lebih sustainable," ujar Gaery dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Ia menambahkan bahwa fokus pelancong saat ini mulai bergeser dari sekadar lokasi tujuan menjadi dampak yang dihasilkan. Menurutnya, berwisata kini bukan lagi masalah pergi ke mana, melainkan dampak apa yang diberikan pada lingkungan.
Menanggapi tren ini, tiket.com menggandeng Artotel Group dan Rumah Atsiri Indonesia guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih bermakna melalui fitur tiket Green. Fitur ini memudahkan pengguna menyaring akomodasi berkelanjutan.
Kerja sama bertajuk ÔÇ£accommodations with experienceÔÇØ ini menitikberatkan pada dampak positif bagi lingkungan serta komunitas lokal. Motivasi wisatawan pun beragam, mulai dari kontribusi lingkungan hingga pencarian pengalaman mendalam.
Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, mengamati bahwa tamu hotel kini semakin selektif dalam memilih tempat menginap. Wisatawan cenderung menghindari akomodasi yang dinilai merusak sumber daya alam.
"Bukan sekedar campaign (kampanye), kita mau bikin sebagai movement (gerakan) juga bahwa bukan cuma sustainable tourism, tapi kita bilangnya lebih ke responsible traveling. Jadi orang yang traveling ini mesti bertanggung jawab," ungkap Eduard.
Artotel Group sendiri menjadi satu-satunya operator hotel di Indonesia yang telah mengantongi sertifikasi dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC). Komitmen ini diwujudkan melalui implementasi inisiatif ESG di seluruh unit hotelnya.
Keterlibatan Wisatawan dalam Prinsip ESG
Direktur dan pendiri Rumah Atsiri Indonesia, Natasha Clairine, menjelaskan bahwa wisatawan masa kini sangat ingin terlibat langsung dan menghargai transparansi dalam setiap operasional bisnis wisata.
"Jadi memang experience menjadi salah satu kunci karena memang mereka ingin menjadi bagian dan ingin transparansi itu sendiri sebagai bagian dari traveling, bagian dari perjalanan mereka itu," jelas Natasha.
Melalui praktik operasional berbasis ESG, Rumah Atsiri Indonesia memungkinkan pengunjung merasakan langsung dampak dari gaya hidup berkelanjutan. Wisatawan tidak lagi sekadar menjadi penonton, tetapi aktif dalam aktivitas ramah lingkungan.
Data pendukung menunjukkan 69 persen pelancong terdorong berkontribusi pada alam, sementara 49 persen ingin mendukung komunitas lokal. Hal ini menandakan pergeseran sustainable travel dari sekadar tren menjadi preferensi berbasis nilai.
Promo Akomodasi Fitur Tiket Green
Guna mendukung gerakan ini, tersedia promo khusus bagi wisatawan yang menggunakan fitur tiket Green di aplikasi tiket.com. Kode promo STAYGREEN dapat digunakan untuk periode transaksi 22 April hingga 3 Mei 2026.
Skema promo tersebut mencakup cashback lima persen hingga Rp 400.000 untuk akomodasi domestik dengan minimal transaksi Rp 1 juta. Sedangkan untuk akomodasi internasional, berlaku cashback serupa dengan minimal transaksi Rp 2 juta.
Penawaran ini hanya berlaku untuk akomodasi yang telah terdaftar dalam kategori hijau. Pengguna dapat menemukannya dengan mencari hotel di wilayah tujuan, lalu mengaktifkan filter tiket Green untuk penyaringan otomatis.