Kondisi Wisata Batu Kapala Kupang Terbengkalai dan Dipenuhi Semak

Kondisi Wisata Batu Kapala Kupang Terbengkalai dan Dipenuhi Semak
Foto: Ilustrasi Kondisi Wisata Batu Kapala Kupang Terbengkalai dan Dipenuhi Semak.

Kondisi destinasi wisata Ekowisata Batu Kapala Beach di Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak, Kota Kupang, dilaporkan terbengkalai dan dipenuhi semak belukar pada Minggu, 12 April 2026. Kurangnya perawatan dari pengelola menyebabkan area yang dulunya populer ini kini tidak terurus.

Dilansir dari Detik Travel, pemandangan eksotis di pantai tebing tersebut saat ini tertutup oleh rerumputan tinggi. Padahal, lokasi ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu titik terbaik untuk menikmati matahari terbenam dari atas bukit.

Fasilitas pendukung seperti lopo-lopo yang menghadap langsung ke laut kini dikelilingi vegetasi liar. Perubahan kondisi ini sangat kontras dibandingkan beberapa tahun lalu saat objek wisata tersebut masih menjadi pusat keramaian pengunjung.

"Tempat bagus yang ada loponya terus menghadap ke laut ini seperti kayak hutan saja. Banyak rumput tumbuh tinggi terasa kayak tak dirawat," kata Silce Tulle, salah satu pengunjung.

Silce menyebutkan bahwa saat kunjungan terakhirnya pada 2021, lokasi ini masih dalam kondisi terjaga dan menarik. Saat itu, wisatawan dapat bersantai sambil menyaksikan aktivitas warga bermain futsal di lapangan bagian bawah pantai.

Penurunan kualitas lingkungan di Batu Kapala Beach dikhawatirkan dapat menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung ke wilayah Nunhila. Kurangnya intervensi perawatan membuat suasana sejuk yang menjadi daya tarik utama mulai tertutup kesan tidak terawat.

Pemerintah diharapkan segera memberikan perhatian dan melakukan penataan ulang terhadap kawasan tersebut. Optimalisasi perawatan dinilai mampu mengembalikan fungsi Batu Kapala sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Kupang yang mampu menarik banyak pelancong.

Artikel terkait

Rekomendasi