Barcelona Amankan Gelar LaLiga Setelah Tundukkan Real Madrid

Barcelona Amankan Gelar LaLiga Setelah Tundukkan Real Madrid
Foto: Ilustrasi Barcelona Amankan Gelar LaLiga Setelah Tundukkan Real Madrid.

Barcelona resmi mengamankan takhta juara LaLiga musim 2025/2026 setelah menaklukkan Real Madrid dalam duel El Clasico di Stadion Camp Nou pada Senin (11/5/2026) dini hari WIB. Hasil ini menutup peluang terakhir Los Blancos untuk meraih trofi musim ini.

Pertandingan pekan ke-35 tersebut berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Kekalahan ini membuat Real Madrid tertahan di posisi kedua klasemen dengan perolehan 77 poin.

Selisih poin yang mencapai 14 angka dari Barcelona di puncak klasemen dengan 91 poin sudah tidak mungkin dikejar lagi mengingat kompetisi hanya menyisakan tiga laga. Musim 2025/2026 menjadi periode yang sulit bagi Kylian Mbappe dan rekan-rekannya di berbagai ajang.

Tercatat Real Madrid sebelumnya telah tersingkir dari babak 16 besar Copa del Rey serta harus puas menjadi runner-up di Piala Super Spanyol. Di kompetisi Eropa, langkah mereka juga terhenti di babak perempatfinal Liga Champions.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan ucapan selamat kepada rivalnya tersebut meski sempat menyoroti insiden fisik yang terjadi di area pertahanan lawan.

"Bagi saya jelas ada sikutan, tapi meski demikian, selamat untuk Barca atas gelar juara liganya hari ini" ujar Arbeloa, pelatih Madrid.

Arbeloa menegaskan bahwa meski persaingan memperebutkan gelar telah usai, timnya tetap memiliki kewajiban moral untuk menjaga martabat klub di sisa kompetisi.

"Musim kami berakhir hari ini tapi kami tidak boleh menyerah. Kami mempertahankan sesuatu yang jauh lebih besar daripada kami semua, lambang Real Madrid. Kami harus menunjukkan bahwa kami benar-benar terluka" kata Arbeloa, pelatih Madrid.

Sang manajer juga mengakui adanya kekecewaan besar dari para pendukung atas hasil nirgelar yang diraih klub sepanjang musim ini.

"Kami tidak bisa mengatakan banyak hal karena kami paham rasa frustrasi dan kemarahan (suporter). Kami hanya bisa menatap masa depan dan belajar apa yang salah musim ini" kata Arbeloa, pelatih Madrid.

Artikel terkait

Rekomendasi