Investasi Kuartal I 2026 Capai Rp498,8 Triliun Dan Serap Tenaga Kerja

Investasi Kuartal I 2026 Capai Rp498,8 Triliun Dan Serap Tenaga Kerja
Foto: Ilustrasi Investasi Kuartal I 2026 Capai Rp498,8 Triliun Dan Serap Tenaga Kerja.

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp498,8 triliun pada triwulan I 2026 di Jakarta, Kamis (23/4). Capaian yang dilansir dari Kompas ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Angka realisasi tersebut telah memenuhi hampir seperempat dari keseluruhan target tahunan yang telah ditetapkan pemerintah. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menilai kinerja ini membuktikan daya tahan ekonomi nasional di tengah perlambatan ekonomi dunia dan ketegangan geopolitik global.

"Capaian tersebut juga setara dengan 24,4 persen dari target investasi tahun 2026 sebesar Rp2.004,1 triliun yang ditetapkan oleh Bappenas," kata Rosan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4).

Komposisi modal yang masuk berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp250 triliun atau 50,1 persen, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang Rp248,8 triliun. Data pertumbuhan menunjukkan sektor asing meningkat lebih tajam dibandingkan modal domestik.

"Secara pertumbuhan, PMA meningkat 8,5 persen, sementara PMDN tumbuh 6 persen," ujarnya dikutip dari kanal YouTube Kemenko Perekonomian.

Pemerintah juga mencatat sebaran lokasi investasi yang cukup merata antara wilayah Jawa dan luar Jawa. Investasi di luar Jawa tercatat sedikit lebih tinggi dengan nilai Rp251,3 triliun, mengungguli wilayah Jawa yang mencapai Rp247,5 triliun.

DKI Jakarta menempati posisi teratas lokasi tujuan investasi dengan kontribusi Rp78,7 triliun, diikuti oleh Jawa Barat dan Banten. Selain provinsi di Jawa, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara menunjukkan performa signifikan yang didorong oleh penguatan sektor hilirisasi.

Aktivitas penanaman modal ini juga berdampak langsung pada sektor ketenagakerjaan nasional dengan kenaikan rekrutmen hingga 18,9 persen. Sebanyak 706.569 orang tercatat mendapatkan pekerjaan melalui realisasi investasi sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026.

ÔÇ£Dari sisi penyerapan tenaga kerja, realisasi investasi ini mampu menyerap 706.569 tenaga kerja. Jumlah tersebut meningkat 18,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya,ÔÇØ terang Rosan.

Rosan menegaskan bahwa konsistensi angka pertumbuhan ini menjadi sinyal positif bagi para pemodal di pasar global maupun domestik. Hal ini dianggap sebagai buah dari kebijakan pemerintah dalam memelihara iklim bisnis yang stabil di tengah ketidakpastian situasi internasional.

Daftar Lokasi Investasi Terbesar Kuartal I 2026
PeringkatProvinsiNilai Investasi (Triliun Rp)Persentase (%)
1DKI Jakarta78,715,8
2Jawa Barat76,815,4
3Banten34,56,9
4Jawa Timur32,66,5
5Sulawesi Tengah32,16,4

Artikel terkait

Rekomendasi