Warga Rawa Buaya Cengkareng Selamatkan Anak Difabel dari Kebakaran

Warga Rawa Buaya Cengkareng Selamatkan Anak Difabel dari Kebakaran
Foto: Ilustrasi Warga Rawa Buaya Cengkareng Selamatkan Anak Difabel dari Kebakaran.

Aksi penyelamatan dramatis dilakukan warga terhadap seorang anak penyandang disabilitas saat kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Jalan Bojong Raya, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (13/5/2026) malam.

Dilansir dari Megapolitan, bocah berusia lima tahun tersebut berhasil dievakuasi setelah warga secara paksa mendobrak pintu bangunan yang sudah dikepung api dan asap tebal. Korban diketahui sedang sendirian di dalam kamar saat insiden terjadi.

Ketua RT 11, Yahya, menjelaskan bahwa situasi bermula ketika ibu korban meninggalkan rumah untuk menjemput anak pertamanya yang sedang bersekolah. Akibatnya, anak bungsunya yang memiliki kebutuhan khusus tertinggal tanpa pengawasan.

"Jadi ibunya lagi keluar rumah, mungkin jemput anaknya yang pertama yang lagi sekolah. Terus anak ini tinggal di rumah," kata Yahya, Rabu malam, dikutip dari Antara.

Kepanikan melanda lingkungan sekitar setelah api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar. Warga yang menyadari keberadaan anak di dalam rumah segera bergotong-royong melakukan upaya evakuasi mandiri sebelum api menjalar ke seluruh bagian bangunan.

"Warga langsung dobrak masuk evakuasi anak itu dari dalam kamar, umurnya lima atau enam tahun gitu," ujar Yahya.

Berdasarkan keterangan pengurus lingkungan, gangguan pada instalasi kelistrikan diduga kuat menjadi penyebab utama munculnya titik api di rumah tersebut.

"Terus info yang saya dapat, (awal kebakaran) dari korsleting listrik ya, korsleting," kata Yahya.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat mengerahkan lima unit mobil pemadam untuk mengatasi kobaran api. Petugas berhasil memadamkan si jago merah dalam waktu 20 menit setelah tiba di lokasi kejadian.

Meski mengakibatkan kerugian material bagi pemilik rumah, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Proses pendinginan telah selesai dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Artikel terkait

Rekomendasi