Kendaraan di Tol MBZ Meningkat 44 Persen Selama Lebaran 2026

Kendaraan di Tol MBZ Meningkat 44 Persen Selama Lebaran 2026
Foto: Ilustrasi Kendaraan di Tol MBZ Meningkat 44 Persen Selama Lebaran 2026.

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) melaporkan sebanyak 1.505.505 kendaraan melintasi Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Angka tersebut mencakup akumulasi pergerakan kendaraan pada arus mudik dan arus balik di ruas tol tersebut.

Volume lalu lintas yang tercatat selama periode Lebaran ini mengalami lonjakan sebesar 44,87 persen jika disandingkan dengan kondisi normal. Berdasarkan data yang dilansir dari Investortrust, lalu lintas harian normal biasanya hanya mencapai 1.039.230 kendaraan.

"Total volume kendaraan yang melintas selama periode tersebut mencapai 1.505.505 kendaraan, meningkat 44,87 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 1.039.230 kendaraan," kata Direktur Utama PT. JJC Hendri Taufik dikutip dari Antara, Jumat (3/4/2026).

Peningkatan signifikan terlihat pada arus kendaraan yang keluar dari wilayah Jakarta menuju arah Timur. Tercatat sebanyak 767.906 kendaraan meninggalkan ibu kota melalui Tol MBZ, atau naik 48,07 persen dari angka normal 518.607 kendaraan.

Sementara itu, arus kendaraan yang menuju Jakarta mencapai 737.599 unit, meningkat 41,68 persen dibandingkan lalu lintas biasa. Pihak pengelola memastikan bahwa berbagai rekayasa lalu lintas dan pengamanan telah diterapkan untuk menjaga kelancaran operasional selama masa libur panjang tersebut.

"Kami mengapresiasi kerja sama, kesabaran serta kepatuhan pengguna jalan dalam menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan sehingga arus lalu lintas selama periode mudik dan arus balik dapat berjalan dengan baik," katanya.

Hendri mengingatkan para pengendara agar tetap memperhatikan faktor keselamatan teknis sebelum memulai perjalanan di jalur layang ini. Hal tersebut mencakup kesiapan fisik pengemudi hingga kecukupan bahan bakar dan daya listrik kendaraan.

"Kami mengimbau pengguna jalan yang melintas di Tol MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima serta menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak (BBM)," katanya.

Selain faktor kendaraan, aspek cuaca ekstrem juga menjadi perhatian pengelola jalan tol karena dapat mempengaruhi jarak pandang pengemudi. Masyarakat disarankan untuk memantau informasi terkini melalui pusat panggilan Jasa Marga atau aplikasi resmi yang tersedia untuk menunjang keamanan perjalanan.

Artikel terkait

Rekomendasi