Turis Asing Mulai Ramai Kunjungi Salon Rambut di Jepang

Turis Asing Mulai Ramai Kunjungi Salon Rambut di Jepang
Foto: Ilustrasi Turis Asing Mulai Ramai Kunjungi Salon Rambut di Jepang.

Wisatawan mancanegara kini mulai menggemari kunjungan ke salon potong rambut sebagai bagian dari agenda perjalanan mereka selama berada di Jepang, di samping mengunjungi objek wisata ikonik. Fenomena ini terpantau meningkat di Tokyo pada awal bulan ini melalui layanan perawatan rambut profesional yang diminati turis Barat.

Peningkatan minat ini dilansir dari Detik Travel melalui laporan The Japan Times yang menyoroti pergeseran tren wisata. Keahlian penata rambut di Jepang dalam teknik pelurusan dan perawatan intensif menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang mencari kualitas layanan premium.

Lily Romero, seorang remaja asal Amerika yang tinggal di London, menjadi salah satu turis yang sengaja meluangkan waktu empat jam untuk menjalani perawatan rambut di sebuah salon di Tokyo. Ia menyatakan kepuasannya setelah rambut bergelombangnya bertransformasi menjadi lurus dan halus.

"Ini persis seperti yang saya inginkan," ujar Romero.

Remaja tersebut memilih melakukan perawatan di Jepang karena keterbatasan opsi layanan serupa di tempat tinggalnya. Ia mengaku mulai merasa bosan harus menggunakan catokan setiap hari untuk mengikuti tren rambut lurus di sekolahnya.

"Tidak banyak pilihan untuk meluruskan rambut ala Jepang di London, tempat saya tinggal," lanjut Romero.

Data dari Hot Pepper Beauty Academy pada Februari lalu menunjukkan bahwa sekitar 17,3 persen dari 1.535 wisatawan asal negara Barat telah atau berencana mengunjungi salon di Jepang. Selain itu, terdapat 18,5 persen responden lainnya yang menyatakan ketertarikan untuk mencoba layanan kecantikan tersebut.

Tingginya standar kebersihan serta kualitas layanan yang dikenal dengan konsep keramahan omotenashi menjadi alasan fundamental bagi wisatawan. Kelompok pelancong yang sudah berulang kali ke Jepang cenderung mencari pengalaman gaya hidup yang lebih mendalam dibandingkan sekadar mengunjungi tempat wisata populer.

Pemilik Hiro Hair Design mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah klien asing mulai terasa signifikan dalam dua hingga tiga tahun terakhir. Salon yang berlokasi di kawasan Hiroo ini mencatat sekitar 20 persen pelanggannya merupakan turis mancanegara, sementara sisanya adalah warga asing yang menetap di Jepang.

Faktor ekonomi berupa melemahnya nilai tukar yen juga turut berkontribusi menjadikan biaya perawatan lebih terjangkau bagi pemegang mata uang asing. Beberapa pelanggan dari Amerika Serikat bahkan dilaporkan rutin berkunjung dua kali setahun untuk mendapatkan perawatan rambut di salon tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi