Tujuh Padang Sabana Indonesia Tawarkan Pesona Lanskap Alam Eksotis

Tujuh Padang Sabana Indonesia Tawarkan Pesona Lanskap Alam Eksotis
Foto: Ilustrasi Tujuh Padang Sabana Indonesia Tawarkan Pesona Lanskap Alam Eksotis.

Berbagai wilayah di Indonesia memiliki bentang alam padang sabana yang menawarkan panorama perbukitan bergelombang dan perubahan warna rumput yang dramatis pada Rabu (15/4/2026). Fenomena alam ini tersebar dari ujung barat hingga timur nusantara dengan karakteristik vegetasi serta habitat satwa yang unik.

Dilansir dari Detik Travel, Bukit Warinding di Sumba Timur menjadi salah satu destinasi yang menonjol karena gradasi warnanya saat fajar dan senja. Lokasi ini dapat ditempuh dalam waktu 30 menit dari pusat Sumba Timur menuju Desa Pambota Jara.

Jawa Timur memiliki dua sabana ikonik, yakni Sabana Bekol di Taman Nasional Baluran dan Sabana Gunung Bromo. Sabana Bekol sering dijuluki sebagai "Africa van Java" karena menjadi habitat bagi banteng, rusa, dan merak di tengah hamparan rumput luas.

Sementara itu, Sabana Gunung Bromo yang dikenal sebagai Bukit Teletubbies menyajikan kontras antara hijaunya padang rumput dengan lanskap gunung berapi yang gersang. Area ini menjadi titik pengamatan favorit bagi wisatawan saat matahari terbit.

Berbeda dengan wilayah lainnya, Sabana Dieng di Jawa Tengah berada pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Kawasan yang terletak di perbatasan Wonosobo dan Banjarnegara ini memerlukan pendakian jalur berbatu untuk mencapai puncaknya yang sering disebut surga di atas awan.

Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki konsentrasi sabana terluas lainnya di Puru Kambera, Pulau Komodo, dan Pulau Rinca. Puru Kambera menjadi lokasi pengamatan kuda liar Sumba, sementara sabana di Pulau Komodo mencakup 70 persen wilayah taman nasional tersebut.

Pada ujung timur Indonesia, Taman Nasional Wasur di Merauke, Papua Selatan, memegang status sebagai pemilik sabana terluas di tanah air. Kawasan yang dijuluki "Serengeti Papua" ini menjadi rumah bagi satwa endemik seperti Cenderawasih Kuning dan Mambruk Ubiaat.

Artikel terkait

Rekomendasi