Perjalanan mudik yang aman dan nyaman kini menjadi fokus utama bagi ribuan masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman. Dikutip dari Investortrust, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance mengambil peran penting dengan menyediakan perlindungan asuransi gratis.
Fasilitas proteksi ini menyasar kepada lebih dari 5.000 peserta dalam program Mudik Bareng Pertamina 2026. Pelepasan para pemudik tersebut berlangsung pada 15 Februari 2026 yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Para peserta program ini diberangkatkan menuju 23 kota tujuan yang tersebar di seluruh Pulau Jawa. Beberapa kota destinasi tersebut meliputi Tasikmalaya, Garut, Cirebon, Purwokerto, Banyumas, Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Brebes, Tegal, Pemalang, Cilacap, Pekalongan, Kendal, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Wonogiri, Surabaya, Malang, Ngawi, Madiun, hingga Banyuwangi.
Produk yang disalurkan dalam kegiatan ini adalah t mudik sharia, sebuah asuransi yang dirancang khusus untuk mengantisipasi risiko perjalanan selama momentum mudik maupun liburan Hari Raya Idulfitri 1447 H. Proteksi kecelakaan diri ini berlaku sejak pemudik berangkat dari kota asal hingga mereka kembali ke domisili semula.
Corporate Secretary Tugu Insurance, Dudi Subekti memaparkan bahwa langkah perusahaan ini bertujuan untuk menghadirkan ketenangan bagi masyarakat selama masa mudik melalui cakupan perlindungan yang menyeluruh.
ÔÇ£Melalui produk ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan rasa aman dan tenang. Perlindungan yang diberikan tidak hanya mencakup santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan, tetapi juga biaya perawatan medis apabila terjadi kecelakaan selama perjalanan,ÔÇØ ujar Dudi dalam siaran pers, Selasa (17/3/2026).
Cakupan dari asuransi t mudik sharia ini tergolong komprehensif karena menyentuh berbagai potensi risiko. Manfaatnya mencakup santunan kerusakan kendaraan pribadi, ganti rugi atas kehilangan atau kerusakan barang bawaan, hingga santunan jika rumah yang ditinggalkan mengalami kebakaran atau aksi pembongkaran.
Bagi pemudik yang memanfaatkan moda transportasi laut dan udara, produk syariah ini juga memberikan kompensasi biaya pembatalan akomodasi jika perjalanan mengalami kendala teknis.
Kehadiran proteksi ini memberikan dampak psikologis yang positif bagi para pemudik yang menempuh perjalanan jauh.
Yani dan Sarti, dua orang peserta Program Mudik Bareng Pertamina yang melakukan perjalanan menuju Wonogiri membagikan pengalaman mereka.
ÔÇ£Perjalanan mudik cukup panjang, apalagi bersama banyak orang. Jadi waktu mengetahui ada perlindungan selama di perjalanan, rasanya lebih tenang. Mudik jadi serasa ada yang jaga tanpa perlu kepikiran macam-macam".
Bagi masyarakat umum yang ingin mengakses proteksi serupa, produk t mudik sharia ini menyediakan beberapa opsi premi yang terjangkau. Pilihan periode perlindungan tersedia mulai dari harga Rp 15.000 untuk jangka waktu 7 hari.
Selain itu, terdapat opsi premi sebesar Rp 30.000 untuk masa perlindungan selama 14 hari. Bagi pemudik yang membutuhkan waktu lebih lama, tersedia pilihan premi Rp 45.000 dengan masa proteksi mencapai 21 hari.
Proses kepesertaan asuransi ini dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat melalui sistem online. Layanan ini memungkinkan penerbitan polis secara cepat serta didukung oleh pusat siaga 24/7 dan mekanisme klaim digital yang dapat dioperasikan dari berbagai lokasi.