Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi rencana pengumuman nama Ketua Federal Reserve yang baru pada Jumat (30/1/2026) pagi waktu setempat. Pernyataan tersebut menandai berakhirnya proses pencarian selama lima bulan untuk menentukan pengganti Jerome Powell di pucuk pimpinan bank sentral AS.
Kepastian mengenai waktu pengumuman ini disampaikan Trump saat menghadiri pemutaran perdana film mengenai Melania Trump di Washington. Dilansir dari Investortrust, proses seleksi telah berlangsung sejak September dengan melibatkan total 11 kandidat dari berbagai latar belakang profesional.
"Saya akan mengumumkan ketua The Fed besok pagi," kata Trump.
Presiden menegaskan bahwa keputusan final terkait nama calon tersebut sudah ditetapkan untuk mengejar jadwal yang ada. Penegasan ini muncul setelah Menteri Keuangan Scott Bessent melakukan penyaringan ketat terhadap daftar kandidat yang masuk.
"Saya sudah, saya harus sudah, kalau tidak saya harus bekerja sangat cepat," tambah Trump.
Sejumlah nama mencuat dalam daftar pendek kandidat, termasuk mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh dan Direktur National Economic Council Kevin Hassett. Nama lain yang diperhitungkan adalah Gubernur The Fed Christopher Waller serta perwakilan dari sektor swasta, Rick Rieder dari BlackRock.
Pasar prediksi saat ini menempatkan Kevin Warsh sebagai kandidat terkuat dengan peluang mencapai 80 persen. Meskipun terdapat laporan mengenai keberadaan Warsh di Gedung Putih pada hari Kamis, pihak kepresidenan meminta publik untuk menunggu keterangan resmi.
"Presiden Trump akan membuat pengumuman mengenai pilihannya untuk Federal Reserve pada waktu yang tepat. Semua pemberitaan terkait proses nominasi Ketua Federal Reserve hingga saat itu adalah pemborosan waktu bagi semua orang," kata juru bicara Gedung Putih Kush Desai.
Di sisi lain, Jerome Powell masih enggan memberikan komentar mengenai masa depan kariernya setelah masa jabatan ketua berakhir pada Mei mendatang. Sebagai informasi, Powell masih memiliki hak untuk tetap menjabat sebagai gubernur bank sentral selama sisa dua tahun masa jabatannya.