Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pernyataan tegas terkait penolakan penggunaan kekuatan atom dalam menghadapi Republik Islam Iran. Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat merespons pertanyaan awak media mengenai kemungkinan pengerahan senjata nuklir dalam konflik tersebut.
Kekesalan tampak pada wajah pemimpin Amerika Serikat tersebut ketika seorang jurnalis mempertanyakan kebijakan militer strategisnya. Sebagaimana dilansir dari Kompas, Trump menilai pertanyaan mengenai penggunaan senjata pemusnah massal itu tidak relevan dengan kondisi saat ini.
"Tidak, saya tidak akan melakukannya. Kita tidak membutuhkannya. Mengapa saya membutuhkannya? Mengapa pertanyaan bodoh seperti itu diajukan?" kata Trump, Presiden Amerika Serikat.
Trump memberikan penjelasan lebih lanjut bahwa instrumen militer non-nuklir milik Amerika Serikat sudah lebih dari cukup untuk melumpuhkan lawan. Ia mengklaim bahwa kekuatan militer biasa telah memberikan hasil yang signifikan dalam menghadapi Iran.
"Padahal kita telah sepenuhnya, dengan cara yang sangat konvensional, menghancurkan mereka tanpa itu. Tidak, saya tidak akan menggunakannya. Senjata nuklir seharusnya tidak pernah diizinkan untuk digunakan oleh siapa pun," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.
Dalam keterangan yang terekam melalui video US Network Pool/Ap tersebut, Trump menegaskan bahwa tidak ada alasan kuat yang mendasari pemakaian hulu ledak nuklir. Ia menekankan prinsip bahwa kepemilikan atau penggunaan senjata tersebut seharusnya dibatasi secara ketat di tingkat global.