Donald Trump Perpanjang Gencatan Senjata Israel dan Hizbullah

Donald Trump Perpanjang Gencatan Senjata Israel dan Hizbullah
Foto: Ilustrasi Donald Trump Perpanjang Gencatan Senjata Israel dan Hizbullah.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyepakati perpanjangan masa gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah selama tiga minggu ke depan. Kesepakatan ini tercapai usai pembicaraan diplomatik di Gedung Putih pada Kamis (23/04/2026) waktu setempat.

Keputusan tersebut merupakan hasil dari diskusi intensif yang melibatkan perwakilan diplomatik dari kedua belah pihak. Pengumuman ini menjadi langkah krusial dalam meredakan ketegangan militer yang terjadi di wilayah perbatasan dalam beberapa waktu terakhir.

Donald Trump memberikan penilaian positif terhadap jalannya dialog yang dilakukan oleh duta besar Israel dan Lebanon untuk Amerika Serikat. Menurut laporan yang dilansir dari Kompas, pertemuan tersebut dinilai berjalan dengan sangat baik dalam mencari titik temu.

Dialog di Washington ini tercatat sebagai pertemuan tingkat tinggi kedua yang dilakukan oleh kedua negara sejak pekan lalu. Langkah diplomasi ini diambil di tengah situasi yang sempat memanas akibat aktivitas militer di lapangan.

Sehari sebelum kesepakatan perpanjangan ini diumumkan, serangan militer Israel dilaporkan menelan korban jiwa sedikitnya lima orang, termasuk seorang jurnalis. Eskalasi tersebut sempat mengancam stabilitas keamanan sebelum akhirnya kedua pihak sepakat memperpanjang jeda pertempuran.

Gencatan senjata ini pada awalnya dirancang untuk durasi 10 hari yang telah berlaku sejak Jumat (17/04/2026). Berdasarkan jadwal semula, masa penghentian kontak senjata tersebut seharusnya berakhir pada hari Senin (27/04/2026) mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi