Aparat keamanan mengevakuasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Ibu Negara Melania Trump, dan Wakil Presiden JD Vance dari acara makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih di Washington DC. Langkah darurat ini diambil menyusul insiden penembakan yang terjadi pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat.
Peristiwa tersebut dikonfirmasi oleh Donald Trump dalam sebuah konferensi pers sesaat setelah keadaan dinyatakan terkendali. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Kompas, insiden bermula ketika seorang pria bersenjata melakukan tindakan nekat di area pengamanan.
Presiden Trump memberikan penjelasan mendalam mengenai kronologi awal gangguan keamanan yang menginterupsi agenda resmi tersebut.
"Trump mengatakan kejadian tersebut bermula ketika seorang pria menyerbu pos pemeriksaan keamanan, bersenjata dengan beberapa senjata." ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Pihak berwenang segera bergerak melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku di lokasi kejadian. Penanganan kasus ini dipimpin langsung oleh kepolisian setempat guna memastikan motif di balik serangan tersebut.
Plt Kepala Kepolisian Washington DC Jeffery Carrol memberikan keterangan resmi mengenai status tempat tinggal tersangka yang terlibat dalam penembakan.
"Plt Kepala Kepolisian Washington DC Jeffery Carrol mengatakan tersangka diduga menginap di hotel Washington Hilton, lokasi insiden terjadi." ujar Jeffery Carrol, Plt Kepala Kepolisian Washington DC.
Kepolisian Washington DC saat ini masih melakukan pendalaman terhadap identitas lengkap pelaku penembakan. Fokus penyelidikan diarahkan pada pengumpulan bukti di lokasi hotel Washington Hilton yang menjadi titik utama insiden.