Ekspektasi para pelaku perdagangan atau trader terhadap platform investasi mengalami pergeseran signifikan pada Senin (27/4/2026) dengan menitikberatkan pada aspek kecepatan dan kendali dalam kondisi pasar dinamis. Tren ini menunjukkan bahwa popularitas platform bukan lagi menjadi pertimbangan utama bagi para investor ritel maupun aktif.
Dilansir dari Money, Client Manager JustMarkets Bilal Sharqawi mengungkapkan bahwa infrastruktur teknologi dan harga yang kompetitif kini menjadi bagian integral dalam pemilihan sarana bertransaksi. Ketersediaan instrumen yang luas di luar mata uang asing konvensional turut menjadi tuntutan pasar saat ini.
"Yang dibutuhkan para trader dari platform trading pada tahun 2026 adalah platform tersebut harus menawarkan lebih dari sekadar forex. Meskipun forex merupakan inti dari setiap platform, para trader menginginkan sesuatu yang lebih, seperti kesempatan untuk trading dalam berbagai instrumen melalui satu akun," ujar Bilal Sharqawi, Client Manager JustMarkets.
Kebutuhan tersebut mencakup akses pada komoditas seperti emas dan minyak, indeks saham, hingga aset digital. Bilal menekankan bahwa keberadaan multiaset merupakan cara trader merespons kondisi makroekonomi seperti perubahan inflasi dan kebijakan bank sentral dari satu lingkungan yang terintegrasi.
"Ini berkaitan dengan kemampuan untuk trading di berbagai pasar dan merespons kondisi pasar," kata Bilal Sharqawi, Client Manager JustMarkets.
Selain variasi aset, aspek teknis seperti sebaran biaya (spread), komisi, hingga rasio daya beli (leverage) menjadi faktor krusial. Platform modern dituntut menyediakan ruang bagi berbagai profil pengguna, mulai dari tingkat pemula hingga profesional yang membutuhkan akun spesifik.
"Para trader pada tahun 2026 menginginkan pilihan. Mereka menginginkan lingkungan di mana mereka bisa dengan mudah membangun tujuan dan pengalaman mereka sendiri daripada terpaku pada batasan satu platform saja," ujar Bilal Sharqawi, Client Manager JustMarkets.
Fungsionalitas perangkat seluler kini dipandang sebagai ekosistem lengkap, bukan sekadar versi sederhana dari terminal komputer. Hal ini mencakup kemampuan mengelola akun, melakukan deposit, serta eksekusi transaksi yang cepat untuk menjaga konektivitas pengguna terhadap pergerakan pasar global.
Aspek teknologi dan stabilitas sistem tetap menjadi inti guna memastikan kelancaran transaksi di berbagai perangkat. Kemampuan platform dalam menyediakan fitur tambahan seperti copytrading juga semakin diperhatikan sebagai bentuk fleksibilitas bagi pengguna dengan tingkat pengalaman yang berbeda.
Efisiensi operasional dalam proses pendanaan dan penarikan modal turut membangun kepercayaan pengguna terhadap sebuah platform. Di sisi lain, fitur pengendalian risiko seperti perlindungan saldo negatif dan transparansi margin tetap menjadi komponen fundamental untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang bertanggung jawab pada 2026.