Aditya Wahyu Nugroho Bagikan Tips Simpan Helm Premium Agar Interior Tidak Rusak

Aditya Wahyu Nugroho Bagikan Tips Simpan Helm Premium Agar Interior Tidak Rusak
Foto: Ilustrasi Aditya Wahyu Nugroho Bagikan Tips Simpan Helm Premium Agar Interior Tidak Rusak.

Pemilik helm premium sering kali ragu untuk menggunakan koleksinya sebagai perlengkapan berkendara harian. Akibatnya, peranti keselamatan ini lebih banyak tersimpan di ruang pajang atau lemari koleksi.

Namun, mendiamkan helm dalam jangka waktu lama ternyata memerlukan perhatian khusus. Kesalahan dalam metode penyimpanan dapat memicu kerusakan pada komponen interior, seperti busa dan kulit sintetis yang mudah mengelupas.

Dilansir dari Otomotif, Aditya Wahyu Nugroho selaku pemilik bengkel spesialis servis helm 1DS Inside menjelaskan bahwa helm yang jarang digunakan tetap harus terlindung dari debu serta tingkat kelembapan yang ekstrem.

"Kalau bisa dimasukin di dalam dus bawaannya. Di lemari kaca juga boleh, selama tempatnya bukan tempat lembap. Paling bagus memang kalau simpan helm itu di dalam lemari kaca karena kaca itu kan menyesuaikan suhunya," ujar Wahyu.

Selain faktor lokasi, posisi peletakan helm menjadi hal yang kerap diabaikan oleh para pemilik. Kebiasaan menaruh helm secara tegak di atas permukaan keras dapat mempercepat kerusakan pada bagian bawah interior.

"Banyak orang kan taruhnya ya entah di kaca atau di apa kan ditaruh saja begini (tegak). Dia lama-lama nanti kulit sintetisnya rusak, ngeletek," kata Wahyu.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Wahyu menyarankan penggunaan tatakan khusus yang didesain untuk menjaga kondisi bagian bawah helm. Ia mencontohkan merek Arai yang menyediakan tatakan styrofoam khusus untuk menjaga kelembapan.

Wahyu juga meluruskan anggapan keliru mengenai penggunaan aksesori donat helm. Banyak pecinta helm yang salah kaprah dan menggunakan bantalan tersebut sebagai tempat pajangan permanen.

"Donut helm ini sebenarnya bukan untuk tempat display helm, tapi tempat untuk maintenance helm (saat dibersihkan atau diservis). Andai pun kawan-kawan mau beli donat helm seperti ini, naruhnya juga bukan begini (tegak), tapi harus miring," ucap Wahyu.

Tekanan pada material kulit sintetis dapat dikurangi dengan memposisikan helm secara miring atau menggunakan tatakan yang sesuai. Langkah ini efektif mencegah material interior agar tidak mudah pecah atau terkelupas.

Artikel terkait

Rekomendasi