Tips Hindari Motor Mogok Saat Terjang Genangan Air di Musim Hujan

Tips Hindari Motor Mogok Saat Terjang Genangan Air di Musim Hujan
Foto: Ilustrasi Tips Hindari Motor Mogok Saat Terjang Genangan Air di Musim Hujan.

Menghadapi musim hujan yang mulai rutin terjadi, para pengguna sepeda motor sering kali dihadapkan pada tantangan genangan air yang menutupi permukaan jalan raya.

Situasi ini kerap memicu kebingungan bagi pengendara dalam menentukan lajur mana yang paling aman untuk dilintasi demi menghindari risiko kendaraan mogok atau terjatuh.

Dilansir dari Otomotif, melewati kubangan air memerlukan perhitungan teknis serta pengamatan visual yang cermat agar tidak terperosok ke dalam lubang yang tersembunyi di bawah permukaan air.

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana, menegaskan bahwa aspek terpenting saat menghadapi genangan bukan sekadar memilih lajur tengah atau kanan, melainkan memantau kondisi jalan secara menyeluruh.

"Sebaiknya hindari bagian yang terlihat paling dalam. Biasanya, di sisi kiri atau titik yang airnya menggenang lebih gelap," ujar Agus.

Secara desain topografi, jalan raya umumnya dibuat miring ke arah saluran pembuangan di sisi kiri, sehingga area tersebut berpotensi menjadi titik terdalam bagi air yang menggenang.

Warna air yang cenderung gelap menjadi indikator visual bahwa volume air di titik tersebut lebih banyak atau terdapat cekungan yang cukup dalam.

Memaksakan diri melintasi area yang dalam dapat memicu risiko water hammer, yakni kondisi berbahaya di mana air masuk ke dalam ruang bakar mesin motor.

Teknik Berkendara dan Menjaga Momentum

Setelah mengidentifikasi jalur yang dirasa paling dangkal, pengendara harus menerapkan teknik berkendara yang tepat untuk menjaga keseimbangan di atas permukaan jalan yang licin.

Pengendara disarankan untuk menghindari manuver agresif atau mengubah kecepatan secara mendadak agar motor tetap stabil saat melintasi air.

"Pilih jalur yang airnya paling dangkal dan aman, bisa di tengah atau kanan tergantung situasi. Lalu, kurangi kecepatan, jaga gas tetap stabil, jangan mengerem mendadak, dan selalu jaga jarak dengan kendaraan lain karena pengereman bisa berkurang," kata Agus.

Penurunan performa pengereman ini terjadi karena komponen piringan cakram atau kampas rem yang basah sehingga daya cengkeramnya tidak sekuat dalam kondisi kering.

Larangan Memaksakan Diri Menembus Banjir

Keputusan paling bijak saat menemui genangan yang terlalu tinggi adalah dengan tidak memaksakan diri melintas jika dasar jalan sudah tidak terlihat sama sekali.

Risiko yang dihadapi jauh lebih besar dibandingkan waktu yang terbuang untuk mencari rute alternatif guna menghindari jalur yang terendam air.

"Kalau genangannya terlalu dalam dan tidak terlihat dasar jalannya, lebih baik tidak dipaksakan untuk dilewati, sebaiknya mencari jalan alternatif atau melihat pengendara lain yang bisa melewati jalan tersebut," tutur Agus.

Pengendara bisa menjadikan kendaraan lain yang sejenis sebagai acuan untuk mengukur kedalaman air di depan mereka secara instan.

Apabila motor lain terlihat terendam hingga batas knalpot atau filter udara, maka memutar balik menjadi pilihan rasional demi menjaga keselamatan mesin dan diri sendiri.

Artikel terkait

Rekomendasi