Tiga Bus Tersangkut di Underpass Tanah Abang Akibat Sopir Paksa Melintas

Tiga Bus Tersangkut di Underpass Tanah Abang Akibat Sopir Paksa Melintas
Foto: Ilustrasi Tiga Bus Tersangkut di Underpass Tanah Abang Akibat Sopir Paksa Melintas.

Tiga unit bus tersangkut di Underpass Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026) akibat pengemudi memaksakan kendaraan melintas meskipun sudah ada rambu pembatas ketinggian. Insiden yang sempat menghambat arus lalu lintas tersebut diduga terjadi karena kelalaian sopir dalam memperhatikan dimensi kendaraan.

Kepolisian sektor setempat menyebutkan bahwa pemicu utama kejadian adalah faktor manusia, sebagaimana dilansir dari Megapolitan. Berdasarkan koordinasi dengan Satuan Pelaksana Dishub Tanah Abang, ditemukan indikasi bahwa pengemudi tetap memacu kendaraan masuk ke lorong yang sempit.

"Informasi yang kami dapat, bahwa driver bus tersebut memaksakan diri," ujar Dhimas Prasetyo, Kapolsek Tanah Abang AKBP.

Dhimas menjelaskan bahwa fasilitas jalan tersebut sebenarnya telah dilengkapi dengan peringatan visual bagi para pengguna jalan. Pihak kepolisian menyayangkan keputusan para sopir yang tetap melaju meski risiko benturan sangat besar.

"Jadi ketiga unit bus tersebut melanjutkan perjalanannya," ucap Dhimas Prasetyo, Kapolsek Tanah Abang AKBP.

Rekaman video peristiwa tersebut sempat tersebar luas di media sosial melalui akun Jakarta Terkini. Dalam tayangan tersebut, tampak satu unit bus berkelir hijau tertahan tepat di bawah struktur beton jembatan, sementara kendaraan lain terpaksa mengantre di jalur tersisa.

Pilar di lokasi kejadian sebenarnya sudah memiliki marka kuning-hitam sebagai penanda area rawan benturan. Pantauan di lokasi pada Sabtu (2/5/2026) menunjukkan kondisi lalu lintas telah normal, namun langit-langit beton underpass mengalami kerusakan berupa kikisan semen dan bekas gesekan panjang.

Warga di sekitar lokasi kejadian mengonfirmasi bahwa dimensi bus memang tidak sesuai dengan ketinggian terowongan yang dibatasi maksimal 3,5 meter. Saksi mata melihat proses pemaksaan kendaraan tersebut secara langsung.

ÔÇ£Kalau kejadian kemarin, emang enggak muat, tapi dipaksa,ÔÇØ kata Ruli, salah satu warga.

Meskipun sempat memicu kemacetan panjang di kawasan tersebut, ketiga bus tersebut akhirnya berhasil keluar dari kolong jembatan. Ruli menduga para pengemudi tidak menyadari batas maksimal yang tertera pada rambu sebelum memasuki area underpass.

ÔÇ£Tapi akhirnya bisa lewat. Soalnya itu kan udah dibatesin setinggi apa,ÔÇØ ujar Ruli, salah satu warga.

Ruli menambahkan bahwa kurangnya kewaspadaan pengemudi menjadi penyebab utama gangguan tersebut.

ÔÇ£Kayaknya emang enggak pada sadar, mungkin jadinya nyangkut,ÔÇØ kata Ruli, salah satu warga.

Artikel terkait

Rekomendasi