Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyiapkan panduan pelaksanaan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026. Salah satu bagian penting dalam panduan tersebut adalah naskah doa resmi yang digunakan dalam upacara bendera pada 2 Mei mendatang.
Sebagaimana dilansir dari Info, doa ini menjadi momen sakral untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus harapan bagi masa depan pendidikan di tanah air. Teks doa ini dirancang untuk dibacakan di tingkat sekolah, perguruan tinggi, hingga instansi pemerintahan guna menjaga ketertiban dan kekhidmatan acara.
Sebelum pembacaan naskah inti, petugas upacara biasanya memberikan pengantar kepada seluruh peserta untuk berdoa sesuai dengan keyakinan masing-masing.
"Sebelum memulai doa, izinkan saya memimpin doa secara agama Islam. Bagi peserta yang beragama lain, dipersilakan berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing," demikian petikan pembukanya.
Berikut adalah teks doa resmi selengkapnya:
Bismillahirrahmaanirrahiim.
Alhamdulillahi rabbil ÔÇÿaalamin, washshalatu wassalamu ÔÇÿalaa muhammadin, waÔÇÖalaa aalihi washahbihi ajmaÔÇÖiin.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami memanjatkan puji syukur ke hadirat-Mu atas limpahan rahmat, nikmat, dan karunia-Mu sehingga pada hari ini kami dapat memperingati Hari Pendidikan Nasional dalam keadaan sehat dan penuh rasa syukur.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mulia, pada momentum Hari Pendidikan Nasional ini kami mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara sebagai pelopor pendidikan nasional. Tempatkanlah beliau di tempat terbaik di sisi-Mu dan berikan kami kekuatan untuk melanjutkan perjuangannya dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Perkasa dan Maha Pemberi Kesejahteraan, limpahkan kekuatan lahir dan batin kepada para guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan seluruh insan pendidikan agar mampu mendidik dengan penuh kasih sayang demi melahirkan generasi unggul yang beriman, bertakwa, kreatif, mandiri, mampu berpikir kritis, berkolaborasi, sehat, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Melindungi dan Maha Pemberi Keamanan, anugerahkan kemampuan kepada kami untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah sehingga menjadi tempat terbaik bagi anak-anak dalam mengembangkan potensi, minat, dan bakat mereka.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mendengar, kabulkanlah segala doa dan harapan kami. Ridailah setiap langkah dalam upaya memajukan pendidikan Indonesia. Aamin ya rabbal ÔÇÿaalamiin.
Esensi Pembacaan Doa dalam Peringatan Hardiknas
Pelaksanaan doa pada peringatan Hardiknas memiliki makna mendalam yang melampaui sekadar pelengkap seremonial. Isi doa tersebut mencerminkan visi besar dalam mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi global namun tetap berpegang pada nilai spiritual.
Poin utama dalam doa ini juga menyoroti pentingnya kesejahteraan batin bagi para pendidik dan terciptanya ekosistem sekolah yang mendukung minat bakat siswa. Selain itu, aspek sejarah tetap menjadi fondasi melalui penghormatan terhadap dedikasi Ki Hadjar Dewantara dalam membuka akses pendidikan bagi seluruh rakyat.
Naskah resmi dari Kemendikdasmen ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan Indonesia di masa depan.