MedcoEnergi Targetkan Produksi Migas 170 Ribu Barel pada 2026

MedcoEnergi Targetkan Produksi Migas 170 Ribu Barel pada 2026
Foto: Ilustrasi MedcoEnergi Targetkan Produksi Migas 170 Ribu Barel pada 2026.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memproyeksikan kenaikan produksi minyak dan gas (migas) hingga mencapai 170 ribu barel setara minyak per hari (mboepd) pada tahun 2026. Target ambisius ini ditetapkan setelah perseroan berhasil mencatatkan realisasi produksi sebesar 156 mboepd sepanjang tahun buku 2025.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan teraudit yang dirilis pada Kamis (2/4/2026), emiten energi terintegrasi ini membukukan laba bersih senilai US$ 101 juta. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang mencapai US$ 367 juta akibat fluktuasi harga komoditas global.

CEO MedcoEnergi Roberto Lorato menjelaskan bahwa perusahaan tetap memberikan imbal hasil yang signifikan kepada para pemegang saham di tengah dinamika pasar energi. Hal ini didukung oleh pencapaian target operasional baik di sektor migas maupun ketenagalistrikan yang sesuai dengan panduan perseroan.

"Pada 2025 kami membukukan kinerja yang kuat bagi perusahaan dan pemegang saham. Total imbal hasil pemegang saham tahunan mencapai rekor 27%, dengan pengembalian sebesar US$ 110 juta kepada pemegang saham seiring tercapainya target produksi minyak dan Gas sebesar 156 mboepd dan target penjualan listrik sebesar 4.371 GWh," ujar Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi.

Penurunan laba bersih dipengaruhi oleh berkurangnya kontribusi dari Amman Mineral Internasional serta adanya biaya pengeboran dry hole di PSC Beluga. Dilansir dari Investortrust, EBITDA perusahaan terpantau stabil pada level US$ 1.264 juta meski harga minyak rata-rata melandai ke posisi US$ 67 per barel.

Sektor ketenagalistrikan juga menunjukkan performa positif dengan total penjualan mencapai 4.371 GWh, di mana seperempatnya bersumber dari energi terbarukan. Perseroan mengalokasikan belanja modal untuk pengembangan Pembangkit Panas Bumi Ijen dan proyek tenaga surya di Bali Timur guna memperkuat portofolio hijau.

Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro menyatakan kepuasannya terhadap pencapaian operasional selama setahun terakhir. Ia menegaskan fokus perusahaan untuk terus menciptakan nilai tambah melalui peningkatan kapasitas produksi yang diprediksi akan mencetak rekor baru pada periode mendatang.

"I saya sangat puas dengan kinerja tahun 2025. Memasuki 2026, kami tetap berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, dengan target produksi Minyak & Gas dan penjualan listrik yang kembali mencatatkan rekor baru bagi Medco," ujar Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi.

Untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan, MedcoEnergi menganggarkan biaya produksi migas tetap efisien di bawah US$ 10 per boe pada 2026. Perseroan juga terus memperkuat posisi likuiditas dengan saldo kas akhir tahun sebesar US$ 633 juta dan peningkatan peringkat kredit dari lembaga pemeringkat internasional.

Artikel terkait

Rekomendasi