Mantan Dubes Ungkap Taktik Iran Bertahan dari Embargo Lewat Pasar Gelap

Mantan Dubes Ungkap Taktik Iran Bertahan dari Embargo Lewat Pasar Gelap
Foto: Ilustrasi Mantan Dubes Ungkap Taktik Iran Bertahan dari Embargo Lewat Pasar Gelap.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Iran, Dian Wirengjurit, membeberkan strategi Iran dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan embargo Amerika Serikat pada Rabu (15/4/2026). Ia menyebut Iran tetap memperoleh pendapatan besar melalui perdagangan minyak di pasar gelap global.

Kapasitas produksi minyak Iran saat ini mencapai 4 juta barel per hari, dengan alokasi 1,5 juta barel untuk konsumsi domestik. Dilansir dari Nasional, sisa hasil produksi tersebut dialirkan ke pasar internasional secara non-formal guna menghindari pengawasan otoritas keuangan dunia.

"(Produksi minyak Iran) tidak boleh diekspor. Amerika membayangkan, ÔÇÿrasain lo, enggak ada pemasukanÔÇÖ," kata Dian, dalam podcast Gaspol! yang tayang di YouTube Kompas.com, Rabu (15/4/2026).

Penjualan komoditas energi ini tetap berjalan karena tingginya permintaan global yang tidak bisa dibendung oleh sanksi politik semata. Dian menjelaskan bahwa mekanisme pasar gelap menjadi jalur alternatif bagi negara-negara yang membutuhkan pasokan energi konstan.

"Tapi, yang namanya minyak, semua butuh. Butuhnya apa, ya cari di pasar gelap," sambung dia.

Keterlibatan aktor internasional dalam rantai distribusi ini cukup signifikan, di mana sebagian besar makelar minyak Iran di pasar gelap berasal dari Eropa. Di sisi lain, China secara terbuka terus melakukan impor minyak dari Teheran tanpa mempedulikan batasan embargo.

"Artinya itu pemasukan yang luar biasa. Lha kita aja impor (minyak) terus," ujar Dian.

Keuntungan finansial dari sektor ini dialokasikan pemerintah Iran untuk memperkuat sistem pertahanan dalam menghadapi potensi konflik dengan AS. Selain militer, dana tersebut juga menopang layanan dasar publik seperti kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan pokok rakyat guna menjaga kesejahteraan masyarakat.

"Untuk menjamin kemaslahatan masyarakat. Makanya saya selalu cerita, di Iran itu enggak ada orang miskin," tutur Dian.

Artikel terkait

Rekomendasi