Survei Sebut Merebahkan Kursi Jadi Kebiasaan Paling Mengganggu di Pesawat

Survei Sebut Merebahkan Kursi Jadi Kebiasaan Paling Mengganggu di Pesawat
Foto: Ilustrasi Survei Sebut Merebahkan Kursi Jadi Kebiasaan Paling Mengganggu di Pesawat.

Aktivitas merebahkan kursi penumpang menjadi perilaku yang paling menjengkelkan selama penerbangan berdasarkan hasil jajak pendapat terbaru terhadap 1.000 wisatawan asal Inggris. Data tersebut diperoleh melalui survei yang dilakukan oleh penyedia asuransi perjalanan Tiger.co.uk dan dilansir dari Detik Travel pada Minggu (17/5/2026).

Sebanyak 14 persen responden dalam penelitian tersebut menyatakan sangat terganggu saat penumpang di depan mereka menurunkan sandaran kursi terlalu rendah. Tindakan ini berdampak langsung pada menyempitnya ruang kaki dan memicu ketidaknyamanan, khususnya dalam penerbangan rute pendek.

Selain permasalahan sandaran kursi, jajak pendapat tersebut juga menghimpun sejumlah tindakan lain yang dinilai mengganggu ketertiban di kabin. Penumpang yang langsung berdiri sebelum lampu indikator sabuk pengaman dimatikan setelah mendarat menjadi keluhan berikutnya karena berisiko memicu cedera akibat guncangan mendadak.

Terkait pelanggaran tersebut, otoritas penerbangan sipil Turki telah menerapkan sanksi tegas sejak tahun lalu bagi penumpang yang tidak tertib. Pelanggar yang kedapatan berdiri sebelum waktu yang diizinkan dapat dikenakan denda administratif sebesar 53 pound sterling atau setara dengan Rp 1,2 juta.

Daftar perilaku buruk lain yang dicatat meliputi kelalaian menyiapkan dokumen perjalanan sehingga memperlambat antrean di area imigrasi atau pemeriksaan keamanan. Ketidaknyamanan juga diperparah oleh penumpang yang mengoperasikan gawai tanpa menggunakan headphone serta penumpukan orang di lorong kabin sebelum pintu pesawat resmi dibuka.

Artikel terkait

Rekomendasi