Sun Life Indonesia Luncurkan SHIFA Signature Hadapi Inflasi Medis

Sun Life Indonesia Luncurkan SHIFA Signature Hadapi Inflasi Medis
Foto: Ilustrasi Sun Life Indonesia Luncurkan SHIFA Signature Hadapi Inflasi Medis.

PT Sun Life Financial Indonesia resmi merilis produk asuransi kesehatan syariah bernama Salam Healthier Future Assurance (SHIFA) Signature di Jakarta pada Jumat (8/5/2026). Langkah ini diambil sebagai respons atas lonjakan inflasi medis dan kebutuhan proteksi kesehatan modern di tengah masyarakat.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo menjelaskan bahwa produk baru ini mengakomodasi cakupan biaya untuk tindakan medis yang memanfaatkan teknologi robotik. Inovasi ini diluncurkan untuk menyelaraskan layanan asuransi dengan perkembangan alat medis mutakhir saat ini, sebagaimana dilansir dari Money.

"Sekarang ada pengobatan pakai robot, itu dicover. Kalau teman-teman harus pakai tenaga medis dan peralatan medis yang modern, dalam dan luar negeri itu bisa dicover. Dan juga bisa meng cover produk pengobatan tradisional. Jadi spesialnya di sana, modern sama tradisional," ujarnya Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia.

Perusahaan menerapkan skema syariah pada produk ini karena mengedepankan prinsip transparansi serta bagi hasil. Mekanisme tersebut dinilai dapat menjangkau pasar yang lebih luas, baik bagi nasabah muslim maupun non-muslim, melalui sistem pengelolaan keuntungan yang adil.

"Karena prinsip syariahnya sangat baik, di mana kalau produk ini dikelola, kemudian perusahaan ada keuntungan, keuntungan itu bisa dibagikan kembali ke masabah," jelas Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia.

Chief Product Officer Sun Life Indonesia Jessica Adrianto memaparkan bahwa kehadiran SHIFA Signature juga dipicu oleh tingginya risiko kesehatan pada kelompok usia produktif. Berdasarkan data perusahaan, inflasi biaya medis di Indonesia menyentuh angka 19,8 persen pada tahun 2025, yang tercatat melampaui tingkat inflasi umum.

Kondisi ini diperparah dengan rendahnya penetrasi asuransi jiwa di tanah air yang masih berada di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Saat ini, diperkirakan hanya sekitar 6,6 persen dari total penduduk Indonesia yang telah memiliki proteksi asuransi jiwa secara mandiri.

Faktor gaya hidup yang kurang sehat juga menyebabkan tren penyakit kritis mulai menjangkiti masyarakat di bawah usia 40 tahun. SHIFA Signature kemudian menawarkan manfaat tahunan mencapai Rp15 miliar dengan tambahan limit booster hingga Rp35 miliar serta fasilitas pembayaran nontunai (cashless).

"Dengan limit ini, nasabah akan memiliki peace of mind, tidak perlu takut lagi biayanya tidak bisa dicover asuransi karena ini merupakan limit yang besar," ungkap Jessica Adrianto, Chief Product Officer Sun Life Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi