Sufmi Dasco Ahmad Sidak Bursa Efek Indonesia Demi Yakinkan Investor

Sufmi Dasco Ahmad Sidak Bursa Efek Indonesia Demi Yakinkan Investor
Foto: Ilustrasi Sufmi Dasco Ahmad Sidak Bursa Efek Indonesia Demi Yakinkan Investor.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad melakukan inspeksi mendadak ke Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada Selasa, 19 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada investor global maupun ritel agar terus menanamkan modal di pasar saham domestik, sebagaimana dilansir dari Suara.

Kunjungan kerja ini tercatat sebagai inspeksi kedua yang dilakukan oleh Sufmi Dasco Ahmad ke Bursa Efek Indonesia, setelah kedatangan sebelumnya pada Maret 2025. Dalam peninjauan tersebut, sejumlah pejabat tinggi sektor keuangan turut hadir mendampingi pimpinan DPR RI tersebut.

Di antara pejabat yang hadir adalah Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani, Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria, serta jajaran pejabat teras BEI. Kehadiran para petinggi ini menegaskan koordinasi antarmutu dalam menjaga stabilitas pasar modal.

Upaya meyakinkan pelaku pasar modal menjadi fokus utama dalam agenda diskusi yang berlangsung di gedung bursa tersebut. Pihak parlemen berkomitmen penuh bersama otoritas terkait untuk memperkuat basis investor asing yang bergerak di Indonesia.

"Kami tadi sudah banyak berdiskusi tadi di atas, bagaimana kita meyakinkan untuk menguatkan investor global yang akan masuk di bursa dan sedang di bursa," ujar Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR.

Selain fokus pada modal asing, perhatian besar juga diarahkan pada pertumbuhan jumlah investor ritel domestik yang saat ini mengalami peningkatan signifikan. Strategi regulasi baru tengah digodok agar para pelaku pasar lokal mendapatkan kepastian hukum dan kenyamanan.

"Bagaimana mereka kemudian menyempurnakan regulasi-regulasi yang bisa kemudian meyakinkan dan juga kemudian membuat para investor lokal yang merasa nyaman," kata Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR.

Penyempurnaan aturan-aturan penunjang perdagangan saham kini menjadi prioritas koordinasi antara DPR, OJK, dan manajemen bursa efek.

Artikel terkait

Rekomendasi