Aplikasi kebugaran Strava secara resmi memperkenalkan pembaruan signifikan melalui peluncuran fitur Terapi Fisik pada Sabtu, 9 Mei 2026. Inovasi ini dirancang khusus untuk memfasilitasi pencatatan aktivitas rehabilitasi dan pemulihan para penggunanya.
Dilansir dari Suara, kehadiran fitur ini menandai transformasi besar dalam ekosistem aplikasi kebugaran. Kini, proses pemulihan dari cedera mendapatkan kedudukan yang setara dengan latihan fisik intensitas tinggi lainnya.
Integrasi dengan Recover Athletics menjadi pilar utama dalam pembaruan ini. Melalui kolaborasi tersebut, pengguna dapat memantau kekuatan, mobilitas, serta daya tahan tubuh secara lebih terstruktur selama masa pemulihan.
Fitur Terapi Fisik kini telah tersedia sebagai kategori aktivitas baru yang mencakup berbagai disiplin olahraga, mulai dari lari, bersepeda, hingga berenang. Penambahan ini memperkaya lebih dari 50 kategori yang sudah ada di platform tersebut.
Langkah ini bertujuan agar pengguna bisa memasukkan program pencegahan cedera dan rehabilitasi langsung ke dalam rencana latihan rutin mereka. Hal ini merespons kebutuhan akan pencatatan fase pemulihan yang sering terabaikan di aplikasi konvensional.
Untuk memudahkan navigasi, Strava juga menyematkan label khusus berupa tag Recovery. Fitur ini berfungsi sebagai pembeda yang jelas antara sesi latihan berat dengan aktivitas pemulihan ringan yang sedang dijalani anggota komunitasnya.
Visi Kesetaraan Antara Performa dan Pemulihan
Chief Product Officer Strava, Matt Salazar, menjelaskan bahwa keseimbangan antara aktivitas fisik dan rehabilitasi sangat krusial. Hal ini dilakukan agar para pengguna tetap memiliki motivasi yang kuat meskipun sedang dalam kondisi tidak bugar sepenuhnya.
"Keseimbangan antara aktivitas, pemulihan, dan rehabilitasi telah menjadi bagian dari Strava untuk membantu pengguna tetap termotivasi dengan aman. Proses pemulihan dari cedera bisa terasa berat, bahkan lebih menantang," ujar Matt Salazar.
Menurutnya, kehadiran kategori Terapi Fisik memungkinkan individu untuk tetap menghargai setiap kemajuan kecil yang mereka buat setiap hari. Hal ini menjadi bentuk apresiasi terhadap konsistensi pengguna dalam menjalani proses penyembuhan.
"Kami ingin memastikan seluruh fitur Strava relevan dalam fase pemulihan ini, karena bangkit dari cedera sama pentingnya dengan mencetak rekor pribadi baru," tutur Matt Salazar dalam keterangan resminya pada Sabtu, 9 Mei 2026.