Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama para pemangku kepentingan industri gula masif menjalankan strategi bongkar ratoon. Langkah ini dilakukan untuk mengejar target swasembada gula nasional, seperti dikutip dari Media Indonesia.
Kebijakan tersebut diambil setelah adanya evaluasi terhadap penurunan produktivitas di sejumlah sentra perkebunan tebu rakyat. Banyak tanaman tebu milik petani melewati masa produktif optimal karena terus dikepras selama bertahun-tahun tanpa peremajaan bibit secara total.
Secara teknis, bongkar ratoon merupakan proses membongkar akar tanaman tebu lama untuk digantikan dengan bibit baru atau plant cane. Strategi ini menjadi sangat krusial karena varietas baru yang ditanam memiliki potensi rendemen di atas 8-9%.
Angka rendemen tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan tebu ratoon tua yang seringkali hanya mencapai 6-7%. Selain itu, bibit unggul hasil riset terbaru memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap serangan hama dan penyakit.
Optimalisasi lahan juga menjadi keuntungan lain dari program ini. Dengan input pupuk yang sama, tanaman tebu baru mampu menghasilkan tonase yang lebih besar per hektare.
Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur menyatakan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran khusus untuk bantuan bibit unggul. Bantuan ini dibarengi dengan pendampingan teknis bagi kelompok tani yang berkomitmen melakukan bongkar ratoon secara serentak.
Sinergi dan Tantangan di Lapangan
Keberhasilan program peremajaan ini tidak lepas dari peran Pabrik Gula dalam memberikan jaminan serapan hasil panen. Sinergi kemitraan antara Pabrik Gula dan petani tebu rakyat diperkuat melalui pemberian kredit modal kerja serta penyediaan alat mesin pertanian.
Berdasarkan data terbaru, Jawa Timur menyumbang lebih dari 50% produksi gula nasional. Jika produktivitas naik sebesar 15-20% melalui program ini, defisit gula konsumsi nasional diprediksi akan tertutup pada akhir tahun 2026.
Namun, tantangan utama di lapangan terletak pada masa tunggu petani yang harus kehilangan satu siklus panen singkat atau mengalami penundaan pendapatan. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah mendorong program tanaman sela atau bantuan tunai sementara agar kesejahteraan petani tetap terjaga.
FAQ: Apa itu Bongkar Ratoon Tebu?
Apa perbedaan ratoon dan plant cane?
Ratoon adalah tanaman yang tumbuh kembali dari sisa tebangan sebelumnya, sedangkan plant cane adalah tanaman baru yang berasal dari bibit.
Berapa lama idealnya tebu harus dibongkar ratoon?
Idealnya, setelah 3 hingga 4 kali masa kepras, tanaman tebu harus dibongkar total untuk menjaga kualitas rendemen dan kesehatan tanah.