OPPO meluncurkan dua perangkat terbaru untuk mengisi lini ponsel murah, yaitu OPPO A6c dan OPPO A6x. Kedua ponsel pintar yang berasal dari satu keluarga ini hadir sebagai opsi di segmen entry-level.
Dikutip dari Belanjaon, kedua perangkat ini menawarkan spesifikasi bersaing di kelasnya. Keduanya dilengkapi dengan kapasitas baterai besar, panel layar dengan refresh rate 120Hz, serta tampilan visual yang modern.
Meskipun sekilas memiliki kemiripan pada desain luar, terdapat beberapa perbedaan mendasar yang membedakan kedua model ini. Perbedaan tersebut mencakup sektor dapur pacu, kemampuan layar, kapasitas daya, hingga fitur perekaman kamera.
Sektor dapur pacu menjadi pembeda utama antara kedua ponsel pintar ini. OPPO A6c mengandalkan chipset UNISOC T7250 yang dikombinasikan dengan pengolah grafis GPU Mali-G57 MP1.
Komponen perangkat keras pada OPPO A6c dirancang untuk memenuhi aktivitas harian pengguna. Spesifikasi ini dinilai sudah mencukupi untuk kebutuhan standar seperti mengakses media sosial, melakukan streaming, dan bertukar pesan.
Di sisi lain, OPPO A6x membawa performa yang lebih bertenaga melalui chipset Snapdragon 685 dengan proses fabrikasi 6nm. Komponen tersebut disandingkan dengan kartu grafis GPU Adreno 610.
Dukungan Snapdragon 685 pada varian ini memberikan efisiensi yang lebih baik. Berkat konfigurasi ini, performa OPPO A6x dinilai lebih unggul dalam menangani aktivitas multitasking maupun pemrosesan game ringan.
Kemampuan Layar dan Tingkat Kecerahan
Pada bagian muka, kedua ponsel ini menggunakan panel IPS LCD berukuran 6,75 inci. Layar tersebut juga telah mendukung kecepatan refresh rate hingga 120Hz dengan resolusi visual HD+.
Perbedaan mulai terlihat pada aspek intensitas pencahayaan panel yang digunakan. OPPO A6x memiliki keunggulan dengan tingkat kecerahan maksimal yang mencapai 1125 nits peak.
Sementara itu, varian OPPO A6c hanya dibekali kemampuan tingkat kecerahan layar hingga 700 nits. Tingginya angka nits pada tipe A6x membuat layarnya lebih nyaman saat dioperasikan di bawah terik matahari langsung.
Kapasitas Baterai dan Fitur Pengisian Daya
Beralih ke sektor pemenuh daya, OPPO A6c memimpin dengan mengemas baterai berkapasitas mencapai 7.000 mAh. Kapasitas masif ini menjadikannya unggul untuk penggunaan dalam durasi yang lebih panjang.
Sementara itu, tipe OPPO A6x dibekali dengan kapasitas baterai yang sedikit lebih kecil, yakni 6.500 mAh. Kendati demikian, daya tampung tersebut masih tergolong besar untuk menunjang aktivitas seharian penuh.
Kedua perangkat entry-level ini juga telah didukung oleh fitur pengisian daya menggunakan kabel (wired charging). Selain itu, tersedia pula fitur reverse charging 5W untuk membagikan daya ke perangkat lain.
Kemampuan Kamera Belakang dan Depan
Urusan fotografi pada kedua gawai ini mengandalkan kamera utama dengan sensor berkekuatan 13 MP f/2.2 (wide). Kamera belakang tersebut juga dilengkapi dengan fitur penunjang seperti Autofokus (AF), LED flash, HDR, serta panorama.
Perbedaan signifikan di sektor ini terletak pada kemampuan pemrosesan rekaman video. Kamera belakang tipe OPPO A6x sudah mendukung format perekaman video dengan resolusi hingga 1080p pada kecepatan 60fps.
Kemampuan tersebut lebih tinggi dibandingkan tipe OPPO A6c yang kemampuan perekaman videonya terkunci di resolusi 1080p pada kecepatan 30fps. Untuk kebutuhan swafoto, keduanya kompak menyematkan kamera depan 5 MP f/2.2 dengan kemampuan video 1080p 30fps.
Dimensi fisik kedua perangkat juga memiliki sedikit selisih, di mana tipe A6c berbobot 215 gram dengan ketebalan 8,9 mm. Sedangkan tipe A6x memiliki bodi yang sedikit lebih ringan berbobot 210 gram dan ketebalan 8,6 mm.
Kedua varian ponsel pintar ini sama-sama mengantongi sertifikasi IP64 yang memberikan ketahanan terhadap debu serta cipratan air. Sistem operasi yang dijalankan sudah berbasis Android 15 dengan antarmuka ColorOS.
Penentuan pilihan antara kedua perangkat ini dapat disesuaikan dengan prioritas kebutuhan pengguna. Jika ketahanan baterai yang besar menjadi poin utama untuk jangka panjang, maka varian A6c menjadi opsi yang memikat.
Namun, jika Anda membutuhkan performa chipset yang lebih bertenaga, panel layar yang lebih terang, serta hasil video yang lebih mulus, tipe A6x menjadi pilihan yang dinilai lebih bernilai.
Ditambah lagi, varian paling rendah untuk model OPPO A6x dipasarkan dengan harga yang sedikit lebih terjangkau jika dibandingkan dengan model OPPO A6c.
Berikut adalah data spesifikasi lengkap dari kedua perangkat sebagai bahan perbandingan tambahan.
| Spesifikasi | OPPO A6c | OPPO A6x |
|---|---|---|
| Layar | 6,75 inci IPS LCD, 120Hz, 700 nits, resolusi 720 x 1570 piksel | 6,75 inci IPS LCD, 120Hz, 1125 nits, resolusi 720 x 1570 piksel |
| Chipset | UNISOC T7250 | Snapdragon 685 (6nm) |
| CPU & GPU | Octa-core (2x1.8 GHz Cortex-A75 & 6x1.6 GHz Cortex-A55), Mali-G57 MP1 | Octa-core (4x2.8 GHz Cortex-A73 & 4x1.9 GHz Cortex-A53), Adreno 610 |
| Sistem Operasi | Android 15, ColorOS | Android 15, ColorOS 15 |
| Kamera Belakang | 13 MP f/2.2 (wide), AF, LED flash, HDR, panorama, video 1080p 30fps | 13 MP f/2.2 (wide), AF, LED flash, HDR, panorama, video 1080p 30/60fps |
| Kamera Depan | 5 MP f/2.2 (wide), video 1080p 30fps | 5 MP f/2.2 (wide), video 1080p 30fps |
| Baterai | 7000 mAh, wired charging, reverse charging 5W | 6500 mAh, wired charging, reverse charging 5W |
| Sertifikasi | IP64 tahan debu dan cipratan air | IP64 tahan debu dan cipratan air |
| Bobot & Dimensi | 215 gram, 166.5 x 78.5 x 8.9 mm | 210 gram, 166.6 x 78.5 x 8.6 mm |
| Varian & Harga | 4/64GB - Rp2.499.000 4/128GB - Rp2.999.000 | 4/64GB - Rp2.399.000 4/128GB - Rp2.899.000 6/128GB - Rp3.599.000 6/256GB - Rp3.999.000 |