SPBU Shell Kembali Beroperasi di Jakarta Mulai 9 Mei 2026

SPBU Shell Kembali Beroperasi di Jakarta Mulai 9 Mei 2026
Foto: Ilustrasi SPBU Shell Kembali Beroperasi di Jakarta Mulai 9 Mei 2026.

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Shell Indonesia akhirnya resmi beroperasi kembali setelah sempat mengalami kekosongan stok selama beberapa bulan terakhir.

Aktivitas pelayanan konsumen mulai terlihat di salah satu SPBU kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu (9/5/2026) malam. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Otomotif, kembalinya operasional ini ditandai dengan aktifnya papan harga BBM di area pengisian.

Produk bahan bakar pertama yang dipastikan sudah tersedia untuk konsumen adalah Shell V-Power Diesel. Produk kategori diesel ini dibanderol dengan harga Rp 30.890 per liter.

Meski layanan diesel sudah aktif, produk BBM gasoline lainnya belum tersedia secara menyeluruh. Pantauan di lapangan menunjukkan varian produk seperti Shell Super dan Shell V-Power masih belum ada dalam daftar stok yang tersedia.

Layanan di SPBU Shell ini merupakan momen pertama perusahaan kembali melayani pelanggan sejak pasokan mengalami kendala serius pada Maret 2026 lalu. Saat itu, banyak titik pengisian di berbagai daerah terpaksa berhenti beroperasi.

Dikutip dari Otomotif melalui laman resmi Shell Indonesia (10/5/2026), operasional telah berjalan sejak 9 Mei 2026 di beberapa wilayah strategis. Cakupan tersebut meliputi wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.

Shell juga memastikan seluruh fasilitas pendukung di area SPBU tetap berfungsi untuk melayani kebutuhan pelanggan. Layanan yang tersedia mencakup Shell Select, deli2go, hingga bengkel khusus SPBU Shell.

Bagi pemilik kendaraan listrik, fasilitas Shell Recharge tetap disiagakan untuk pengisian daya. Hal ini menunjukkan komitmen Shell dalam menyediakan ekosistem layanan energi yang lengkap bagi masyarakat.

Kepemimpinan Baru Shell Indonesia

Kembalinya operasional SPBU ini bertepatan dengan transisi kepemimpinan di tubuh perusahaan. Andri Pratiwa resmi mengemban amanah sebagai Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia terhitung mulai 1 Mei 2026.

Penunjukan tersebut dilakukan saat perusahaan sedang menjalankan transformasi bisnis di pasar Indonesia. Selain menjabat sebagai pimpinan utama, Andri tetap memegang peran sebagai General Manager Lubricants Indonesia.

"Shell Indonesia tengah memasuki tahap baru dengan berbagai peluang, dan saya berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin perusahaan dalam upaya pertumbuhan sekaligus terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia," ujar Andri.

Pernyataan resmi tersebut menegaskan arah perusahaan untuk terus berkembang di tengah dinamika industri energi nasional. Saat ini, sejumlah kendaraan mulai terlihat kembali mengisi bahan bakar di titik-titik SPBU yang telah aktif.

Artikel terkait

Rekomendasi