Produsen kamera ternama, Sony, secara resmi memperkenalkan lensa super-telefoto terbarunya yang masuk dalam lini premium G Master. Lensa bernama Sony FE 100-400mm F4.5 GM OSS ini hadir dengan membawa peningkatan performa yang signifikan, terutama pada sektor kecepatan autofokus dan portabilitas bodi.
Seperti dikutip dari Media Indonesia, produk teranyar ini sengaja dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan fotografer yang bergerak di bidang lanskap satwa liar, birding, dokumentasi olahraga, hingga kebutuhan foto jurnalistik. Kehadiran rentang fokus 100-400 mm dipadukan dengan aperture konstan F4.5 guna memastikan ketajaman gambar serta efek bokeh optimal di seluruh rentang zoom.
Sektor autofokus menjadi pembaruan paling mencolok yang ditawarkan oleh pabrikan asal Jepang ini. Sony mengklaim bahwa kinerja sistem fokus otomatis pada lensa baru ini mampu bekerja hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan generasi terdahulu, FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS, saat dipadukan bersama kamera berspesifikasi tinggi seperti Sony Alpha 9 III.
"Para kreator menginginkan jangkauan super-telephoto dengan kualitas optik G Master dalam bodi yang cukup ringan untuk digunakan handheld sepanjang hari. FE 100-400mm F4.5 GM OSS menghadirkan aperture konstan F4.5, autofocus yang jauh lebih cepat, dan desain yang mampu mengikuti insting pengguna, baik saat melacak burung di udara maupun memotret pertandingan olahraga," ujar Yoshioka Naoto, Head of Marketing Imaging Products and Solutions Sony Europe.
Dari segi rancangan optik, Sony membenamkan konfigurasi elemen lensa yang sangat kompleks demi menjaga kualitas tangkapan gambar. Komponen tersebut mencakup elemen ED XA (Extra-low Dispersion extreme aspherical), elemen XA standar, dua elemen Super ED, serta tiga elemen ED konvensional yang berfungsi meminimalkan munculnya aberasi sferis maupun kromatik.
Guna mengatasi gangguan cahaya saat memotret dalam kondisi menantang, teknologi Nano AR Coating II turut diaplikasikan pada permukaan kaca untuk meminimalisasi efek flare serta ghosting akibat backlight. Lensa ini juga dilengkapi struktur diafragma melingkar dengan 11 bilah untuk menciptakan karakteristik bokeh yang halus dan estetik.
Fleksibilitas jarak fokus juga didukung lewat kompatibilitas penuh terhadap aksesori teleconverter buatan Sony, baik varian 1.4x maupun 2x. Ketika dipasangkan dengan teleconverter 2x, jangkauan lensa ini otomatis meningkat hingga rentang 800 mm, bahkan sanggup menyentuh angka 1.200 mm jika pengguna mengaktifkan mode bodi APS-C.
Akurasi pergerakan fokus internalnya ditopang oleh kombinasi empat unit motor penggerak XD Linear Motor beserta mekanisme floating focus. Sistem tersebut digerakkan oleh algoritma pencarian fokus terbaru yang diklaim mampu mendongkrak efisiensi pelacakan subjek bergerak hingga 50 persen, sekaligus mendukung continuous shooting 120 fps berfitur AF/AE tracking penuh pada kamera Alpha 9 III.
Urusan mobilitas tetap diperhatikan meskipun lensa ini mengusung spesifikasi optik kelas atas. Perangkat ini memiliki bobot total sekitar 1.840 gram dan menggunakan sistem mekanis inner zoom, yang menjaga titik berat atau keseimbangan bodi lensa tidak bergeser saat pengguna memutar ring zoom.
Sejumlah fitur pelengkap pelindung dan operasional turut ditambahkan, seperti mekanisme stabilisasi gambar internal, fitur breathing compensation untuk kebutuhan videografi, empat tombol focus hold fisik, serta rancangan bodi yang tangguh terhadap debu dan kelembapan dengan lapisan fluorine di kaca depan.
Sony menjadwalkan ketersediaan unit FE 100-400mm F4.5 GM OSS ini di pasaran mulai bulan Juni 2026 mendatang. Terkait nilai jualnya, produk super-telefoto premium ini akan dipasarkan dengan estimasi harga berkisar di angka US$4.300 atau jika dikonversikan setara dengan Rp69 jutaan.