SMK Negeri 4 Jakarta berhasil meraih gelar juara pertama dalam ajang Tekiro Mechanic Competition 2026 yang berlangsung pada Selasa (28/4/2026). Kompetisi berskala nasional ini menjadi wadah penyaringan bibit mekanik unggul dari kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh penjuru Indonesia.
Dilansir dari Otomotif, tercatat sebanyak 89.565 siswa dari 544 SMK di Indonesia berpartisipasi dalam rangkaian seleksi ketat ini. Proses kompetisi dimulai dari babak penyisihan secara daring hingga menyisihkan peserta menjadi 30 sekolah di semifinal dan menyisakan 10 sekolah terbaik untuk bertarung di babak final.
Wakil Direktur PT Altama Surya Anugerah Stephanus Santoso menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program revitalisasi pendidikan vokasi. Penyelenggaraan acara bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan mental dan keterampilan teknis para siswa sebelum mereka memasuki industri kerja yang kompetitif.
"Kualitas para finalis mencerminkan bahwa sinergi antara dunia industri dan SMK telah berjalan di jalur yang tepat. Tekiro berkomitmen untuk terus mencetak mekanik-mekanik handal yang memiliki disiplin, pengetahuan teknis yang luas, serta karakter juara yang dibutuhkan oleh industri," ujar Stephanus Santoso, Wakil Direktur PT Altama Surya Anugerah.
Para finalis diuji melalui serangkaian tantangan teknis yang meliputi sistem kelistrikan, diagnosis mesin, sistem transmisi, hingga penguasaan teknologi kendaraan terbaru. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari para praktisi industri profesional serta akademisi di bidang otomotif untuk menjamin objektivitas hasil lomba.
| Peringkat | Nama Sekolah |
|---|---|
| Juara 1 | SMK Negeri 4 Jakarta |
| Juara 2 | SMK Negeri 1 Magelang |
| Juara 3 | SMK Negeri 1 Purworejo |
| Juara Harapan 1 | SMK Negeri 26 Jakarta |
| Juara Harapan 2 | SMK Wongsorejo Gombong |
| Juara Harapan 3 | SMK Negeri 8 Bandung |
Sebagai bentuk apresiasi, penyelenggara memberikan hadiah total ratusan juta rupiah yang mencakup uang tunai, trofi, sertifikat, dan paket perlengkapan bengkel profesional. Bantuan alat kerja ini ditujukan agar sekolah-sekolah pemenang dapat meningkatkan kualitas sarana praktik mereka sesuai dengan standar kebutuhan industri saat ini.
Keuntungan tambahan bagi para pemenang mencakup jalur khusus untuk langsung bekerja di jaringan bengkel internasional B-Quik setelah lulus sekolah. Selain itu, para juara juga mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi di institusi pendidikan tinggi seperti Politeknik ATMI Cikarang atau Politeknik Negeri Semarang (Polines).