Asuransi Sinar Mas Syariah menyatakan optimisme untuk meraih capaian positif sepanjang tahun 2026. Strategi utama perusahaan fokus pada optimalisasi produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi atau PAYDI.
Dilansir dari Investortrust, perusahaan asuransi tersebut memperkenalkan Simas Super Cover sebagai instrumen baru. Produk ini dirancang dengan menggabungkan manfaat perlindungan kecelakaan diri serta fitur tabungan bagi nasabah.
Direktur Utama Asuransi Sinar Mas Syariah, Daniel Armagatlie, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan solusi yang berbeda dari kompetitor di industri serupa. PAYDI diproyeksikan menjadi motor utama dalam mendongkrak performa bisnis.
"Kita baru membuat produk baru namanya Simas Super Cover, jadi itu model PAYDI. Ini yang akan kita jual yang mungkin beda dengan asuransi lain yang belum ada, ini yang kita akan kembangkan untuk menjadi kita punya tren dan salah satu produk unggulan," ujar Daniel.
Daniel mencermati dinamika persaingan di pasar asuransi syariah saat ini. Menurutnya, mayoritas pemain masih berfokus pada produk konvensional seperti asuransi properti, pengangkutan, hingga kendaraan bermotor.
Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk menciptakan inovasi yang memiliki karakteristik khusus. Tujuannya adalah memberikan pembeda yang jelas antara layanan syariah dengan produk asuransi konvensional pada umumnya.
"Jadi otomatis kita perlu produk-produk yang khusus yang yang sesama syariahnya juga tidak main dan kita juga harus punya produk sendiri yang nanti membedakan kita dengan konvensional," kata Daniel.
Simas Super Cover sebenarnya telah dibentuk sejak tahun lalu dengan menyasar pasar internal terlebih dahulu. Kini, layanan yang mengandalkan transparansi saldo secara real-time melalui aplikasi online tersebut sudah mulai dipasarkan secara luas ke publik.
"Jadi secara market-nya sendiri kan sudah mulai kebentuk dulu, jadi step by step, kemudian dari kita yang info ke nasabah-nasabah, kita aplikasinya langsung online, jadi kelihatan uang kita di sana setiap detiknya, running number-nya kelihatan langsung," tutur Daniel.
Selain perlindungan diri, Asuransi Sinar Mas Syariah juga mengarahkan produk unit link untuk kebutuhan perjalanan religi. Selama ini, dana haji atau umrah sering kali hanya mengendap di biro perjalanan tanpa pengembangan nilai.
Melalui PAYDI, dana nasabah dapat dikelola secara produktif sehingga memberikan nilai tambah. Perusahaan berencana menjalin kerja sama strategis dengan agen perjalanan serta lembaga pembiayaan yang menyediakan dana talangan haji.
"Ini yang lagi kita buat, produknya sudah ada, saat ini kita jual secara ritel dulu. Ke depannya, di tahun ini kita akan masuk ke perusahaan pembiayaan yang bisa melakukan dana talangan haji atau ke travel umrah juga bisa," ujar Daniel.
Antusiasme masyarakat terhadap instrumen unit link dinilai masih cukup tinggi. Hal ini memperkuat keyakinan perusahaan bahwa produk berbasis investasi syariah akan menjadi tulang punggung pertumbuhan perusahaan tahun ini.
"Sejauh ini saya sudah dapat beberapa dari asosiasi travel sudah siap, karena peluang ini tidak ada ruginya ya karena kan keuntungan. Dana daripada (dananya) tidak jelas disimpan dan tidak berkembang, nah lebih baik disimpan di PAYDI syariah ini dan ini bisa dipakai juga kerja sama dana talangan haji, segala macam bisa kita jalankan," kata Daniel.