Simpanan Nasabah Perbankan Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Simpanan Nasabah Perbankan Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Ekonomi Global
Foto: Ilustrasi Simpanan Nasabah Perbankan Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Ekonomi Global.

Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) melaporkan tren pertumbuhan simpanan masyarakat di perbankan nasional yang tetap stabil meski menghadapi ketidakpastian ekonomi global pada awal 2026. Data terbaru menunjukkan peningkatan simpanan terjadi pada berbagai kategori saldo nasabah hingga periode Mei 2026.

Ketua LPS Anggito Abimanyu mengungkapkan bahwa simpanan dengan saldo di bawah Rp 100 juta mengalami kenaikan sebesar 1,84 persen secara tahunan. Sementara itu, kelompok simpanan jumbo dengan saldo di atas Rp 5 miliar mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 21,6 persen hingga Maret 2026.

"Jadi, tidak ada dampak dari pengaruh krisis global," ujar Anggito, Ketua LPS saat konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Menara Radius Prawiro, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Lonjakan pada kategori simpanan besar di kuartal I 2026 tersebut berkaitan erat dengan langkah pemerintah yang menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pada bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Sebagaimana dilansir dari Money, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) secara keseluruhan mencapai 13,57 persen.

"Secara natural kita tumbuh, apalagi dana pemerintah ditempatkan di Himbara juga menambah jumlah tumbuhan dari simpanan," ucap Anggito, Ketua LPS.

Berdasarkan komposisi nominalnya, simpanan di bawah Rp 100 juta menyumbang porsi 11,26 persen dari total dana di bank. Di sisi lain, simpanan di atas Rp 5 miliar menjadi yang paling dominan dengan penguasaan porsi mencapai 57,88 persen dari total simpanan perbankan nasional.

"Jadi jawabannya tidak ada pengaruh gejolak global terhadap pola atau behavior dari simpanan kita," kata Anggito, Ketua LPS.

Artikel terkait

Rekomendasi