SIG Rampungkan Proyek Dermaga Tuban Rp1,4 Triliun

SIG Rampungkan Proyek Dermaga Tuban Rp1,4 Triliun
Foto: Ilustrasi SIG Rampungkan Proyek Dermaga Tuban Rp1,4 Triliun.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk resmi menuntaskan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur, pada Minggu (3/5/2026). Proyek strategis bernilai Rp1,4 triliun ini bertujuan untuk memperkuat penetrasi pasar global di tengah kondisi kelebihan kapasitas produksi pada pasar domestik.

Penyelesaian infrastruktur tersebut ditandai dengan penerbitan Taking Over Certificate (TOC) yang menegaskan bahwa sistem serta infrastruktur proyek telah memenuhi standar teknis dan keamanan operasional. Dilansir dari Suara, pengembangan ini mencakup peningkatan kapasitas dermaga secara signifikan dari semula 15.000 DWT menjadi 50.000 DWT.

Fasilitas di Tuban kini dilengkapi dengan jetty trestle dan platform baru yang terintegrasi, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam. Untuk mendukung efisiensi, SIG juga membangun sistem logistik berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km dan fasilitas penyimpanan modern yang meliputi blending silo 8.000 ton serta clinker silo 15.000 ton.

Kapasitas penyimpanan tambahan juga didukung oleh dua unit cement silo yang masing-masing mampu menampung 18.000 ton. Keberadaan infrastruktur baru ini diproyeksikan mampu mendukung volume ekspor semen tipe khusus hingga mencapai 1 juta ton per tahun dengan keandalan rantai pasok yang lebih tinggi.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra menjelaskan bahwa penyelesaian proyek ini merupakan manuver perusahaan dalam mengoptimalkan utilisasi pabrik saat permintaan di dalam negeri sedang melambat.

ÔÇØSelain memperluas penetrasi pasar ekspor bernilai tinggi, keunggulan portofolio ini juga memperkuat posisi SIG di kancah industri global,ÔÇØ kata Indrieffouny Indra, Direktur Utama SIG.

Pembangunan fasilitas ekspor ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara SIG dengan Taiheiyo Cement Corporation asal Jepang. Dalam pelaksanaannya, proyek ini juga melibatkan PT Hutama Karya selaku kontraktor pelaksana, yang sekaligus mencerminkan sinergi antarperusahaan milik negara dalam memperkuat rantai pasok konstruksi di level internasional.

Artikel terkait

Rekomendasi