Sumber Energi Pangan Garap Corn Edu Center Tingkatkan Produksi Jagung

Sumber Energi Pangan Garap Corn Edu Center Tingkatkan Produksi Jagung
Foto: Ilustrasi Sumber Energi Pangan Garap Corn Edu Center Tingkatkan Produksi Jagung.

PT Sumber Energi Pangan (SEP) menjalankan strategi pengembangan Corn Edu Center (CEC) guna memacu produktivitas jagung nasional di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif entitas Grup Triputra ini diumumkan pada Kamis (30/4/2026) sebagai upaya memperkuat rantai pasok industri pakan ternak domestik.

Perusahaan saat ini mencatatkan kapasitas produksi jagung sebesar 500.000 ton per tahun yang dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan industri besar. Berdasarkan data yang dilansir dari Ekonomi, mayoritas hasil panen tersebut disalurkan kepada perusahaan pakan seperti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

CEO Sumber Energi Pangan Johannes Soelistyo menjelaskan bahwa pembentukan pusat edukasi tersebut bertujuan memberikan dampak langsung bagi efisiensi kerja petani lokal di masa mendatang.

"Untuk meningkatkan produktivitas jagung perseroan, sekaligus petani di Tanah Air, SEP mengembangkan Corn Edu Center (CEC)," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Selain fasilitas pelatihan, perusahaan menerapkan skema ekosistem inklusif atau inclusive closed loop system yang menghubungkan petani dengan sektor swasta, pemerintah, dan lembaga keuangan. Petani dalam program ini mendapatkan dukungan berupa benih, pupuk, pendampingan teknik budi daya, hingga akses pembiayaan berbunga rendah.

Johannes menegaskan bahwa fungsi pusat edukasi tersebut melampaui tempat pelatihan konvensional karena menerapkan model klaster terintegrasi yang didampingi secara intensif.

"CEC dirancang untuk mendorong transformasi pertanian jagung melalui pendekatan ekosistem terintegrasi, mulai dari penyediaan input, pendanaan, hingga jaminan penyerapan hasil panen," paparnya.

Implementasi program ini menargetkan kenaikan hasil panen bertahap dari 2ÔÇö3 ton per hektare menjadi 8ÔÇö10 ton per hektare dalam jangka panjang. Hingga sepanjang tahun 2026, SEP berencana menambah 12 unit CEC baru untuk melengkapi 5 unit yang sudah beroperasi saat ini.

Sejumlah uji coba di lapangan telah menunjukkan hasil signifikan, seperti demoplot di Manggarai yang mencapai 12,2 ton per hektare dan di Sumba Barat Daya sebesar 7,5 ton per hektare. Proyeksi jangkauan program ini mencakup pelatihan bagi 2.000 petani melalui 10 pusat edukasi yang tersebar di berbagai titik lokasi strategis.

Artikel terkait

Rekomendasi