Satgas P3-MPPE Tarik Investasi 30 Miliar Dolar AS Lewat Debottlenecking

Satgas P3-MPPE Tarik Investasi 30 Miliar Dolar AS Lewat Debottlenecking
Foto: Ilustrasi Satgas P3-MPPE Tarik Investasi 30 Miliar Dolar AS Lewat Debottlenecking.

Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (Satgas P3-MPPE) berhasil menarik investasi sebesar 30 miliar dolar AS hingga Kamis (14/5/2026). Capaian ini diraih melalui kanal debottlenecking yang fokus menyelesaikan berbagai hambatan bisnis di Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa dari total nilai tersebut, terdapat investasi yang memberikan dampak langsung sebesar 22 miliar dolar AS. Dilansir dari Suara, Satgas lintas lembaga ini resmi dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada 22 Oktober 2025.

"Iya, lebih. Lebih dari 30 billion Dolar AS. Jadi yang impact saja 22 billion Dolar AS. Ada yang lain-lain lagi. Jadi cukup banyak tuh. Kita harapkan akan lebih banyak lagi yang akan kita pecahkan," katanya Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Selain pencapaian tersebut, pemerintah mengidentifikasi potensi investasi besar lainnya di wilayah Sumatra. Terdapat proyek yang telah terbengkalai selama bertahun-tahun dengan nilai mencapai puluhan miliar dolar AS yang kini tengah diproses oleh tim Satgas.

"Nanti ada lagi suatu proyek di sekitar Sumatra mungkin yang sampai 40 miliar Dolar AS yang sudah bertahun-tahun enggak jalan," lanjut Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Berdasarkan data operasional hingga 12 Mei 2026, kanal debottlenecking telah menerima 142 laporan pengaduan dari pelaku usaha. Sebanyak 83 aduan telah dibahas dalam sidang terbuka, dengan 45 masalah di antaranya berhasil diselesaikan sepenuhnya.

"Dengan ini, saya memastikan adanya mekanisme yang efektif dan efisien untuk memfasilitasi keprihatinan investor terkait perizinan dan kelancaran proses keprihatinan investor terkait investasi dan bisnis mereka di Indonesia," katanya Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Langkah perbaikan iklim bisnis ini menjadi krusial mengingat sektor swasta memegang porsi 90 persen dalam struktur ekonomi nasional. Pemerintah menargetkan keterlibatan swasta yang lebih masif guna mengejar pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2029.

"Jadi, kami, pemerintah Indonesia, memahami bahwa kita perlu meningkatkan keterlibatan sektor swasta dalam perekonomian kita. Oleh karena itu, memiliki iklim bisnis yang lebih baik, kebijakan investasi yang kredibel, kerangka hukum yang kuat, dan konsistensi penegakan hukum adalah kunci untuk meningkatkan keterlibatan sektor swasta dalam perekonomian kita," beber Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Guna memastikan kelancaran proses, Satgas P3-MPPE rutin menggelar sidang setiap minggu. Agenda tersebut digunakan untuk meninjau laporan para pengusaha dan mencari solusi atas kendala birokrasi maupun operasional yang dihadapi di lapangan.

"Kami akan memastikan bahwa kami akan menghilangkan hambatan tersebut sesegera mungkin, mungkin dalam satu atau beberapa proses, tetapi kami pasti akan menghilangkannya," pungkas Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Artikel terkait

Rekomendasi