Samsung dilaporkan sedang mengembangkan perangkat baru berupa kacamata pintar atau smart glasses. Perangkat yang kemungkinan besar mengusung nama Samsung Galaxy Glasses ini diprediksi memiliki desain yang menyerupai produk buatan Meta.
Kabar mengenai kehadiran kacamata cerdas ini dilansir dari Tekno berdasarkan laporan media teknologi Android Headlines. Render awal menunjukkan bahwa desain kacamata tersebut cenderung konvensional tanpa tambahan elemen futuristik yang berlebihan.
Bentuk fisiknya dinilai tidak jauh berbeda dengan kacamata cerdas Ray-Ban Meta. Samsung dikabarkan tengah menyiapkan dua model berbeda, di mana model pertama memiliki nama kode "Jinju" dan diperkirakan akan menjadi produk yang pertama kali dirilis ke publik.
Model kacamata pintar pertama dari Samsung ini disinyalir membawa spesifikasi perangkat keras yang cukup mumpuni. Perangkat tersebut dibekali dengan dua kamera beresolusi 12 MP yang diletakkan pada sisi kanan dan kiri lensa untuk keperluan dokumentasi visual.
Kamera tersebut memungkinkan pengguna untuk mengambil foto maupun merekam video secara langsung dari perspektif pandangan mata. Selain itu, terdapat speaker dan mikrofon yang tertanam di dalam bingkai untuk mendukung berbagai interaksi digital.
Salah satu keunggulan utama dari kacamata ini adalah integrasi dengan asisten kecerdasan buatan Google Gemini. Teknologi ini memungkinkan pemiliknya berinteraksi melalui perintah suara secara lebih intuitif dan cerdas.
Pengembangan Sistem One UI 9 dan Rencana Masa Depan
Indikasi keseriusan Samsung dalam menggarap proyek ini juga muncul dalam kode sistem antarmuka One UI 9 yang sedang dikembangkan. Temuan tersebut memperkuat asumsi bahwa pengembangan perangkat sudah memasuki tahap yang lebih lanjut.
Meskipun demikian, informasi detail mengenai mekanisme kontrol fisik seperti touchpad pada gagang kacamata masih belum terungkap sepenuhnya. Selain model "Jinju", Samsung juga sedang mengerjakan versi lain dengan nama kode "Haean".
Model "Haean" diproyeksikan baru akan meluncur pada tahun 2027 mendatang. Versi ini dikabarkan bakal membawa teknologi yang lebih canggih, yaitu penggunaan layar micro LED yang ditanamkan langsung pada lensa kacamata.
Pasar kacamata pintar sendiri diprediksi akan semakin kompetitif dengan kehadiran berbagai pemain besar. Google diketahui sedang mengembangkan perangkat berbasis Android XR melalui Project Aura untuk bersaing di ceruk pasar yang sama.
Guna memperkuat desain dan strategi pemasaran, Samsung dan Google dilaporkan menjalin kolaborasi dengan merek kacamata populer seperti Gentle Monster dan Warby Parker. Langkah ini diambil untuk memastikan produk mereka tetap modis saat digunakan.
Di tengah inovasi yang ditawarkan, isu mengenai privasi tetap menjadi perhatian utama bagi calon konsumen. Keberadaan kamera dan potensi fitur pengenalan wajah pada kacamata pintar memicu kekhawatiran terkait keamanan data pribadi pengguna.
Hingga saat ini, pihak Samsung masih belum memberikan pernyataan resmi atau konfirmasi mendetail mengenai jadwal peluncuran perangkat kacamata pintar tersebut ke pasar global.