Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp 17.280 Per Dolar AS

Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp 17.280 Per Dolar AS
Foto: Ilustrasi Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp 17.280 Per Dolar AS.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan tipis ke posisi Rp 17.280 pada perdagangan hari Jumat (24/4/2026). Pergerakan ini menunjukkan kenaikan tipis jika dibandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan hari sebelumnya yang tertahan di angka Rp 17.286 per dolar AS.

Bank Indonesia (BI) memberikan penilaian bahwa posisi nilai tukar saat ini masih berada di bawah nilai fundamentalnya atau dalam kondisi undervalued. Penguatan lebih lanjut diprediksi masih terbuka lebar mengingat indikator ekonomi domestik Indonesia dilaporkan tetap dalam kondisi yang solid.

Dilansir dari Kompas, istilah undervalued dalam konteks nilai tukar menggambarkan situasi saat sebuah mata uang memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan nilai wajarnya terhadap mata uang asing. Kondisi ini dapat terjadi meski daya beli, penawaran, dan permintaan terhadap mata uang tersebut sebenarnya berada pada posisi yang kuat.

Sejumlah faktor pemicu dapat menyebabkan mata uang berada di bawah nilai wajarnya, termasuk intervensi dari bank sentral yang bertujuan menjaga daya saing ekspor. Selain itu, tingkat inflasi yang tinggi secara persisten dan fundamental ekonomi yang melemah juga menjadi variabel penekan nilai tukar.

Ketidakpastian pada situasi politik turut berperan dalam memicu aliran keluar modal asing yang memberikan tekanan pada mata uang. Sentimen dan aksi spekulasi oleh para pelaku di pasar valuta asing juga menjadi faktor teknis yang dapat menjatuhkan harga mata uang hingga di bawah nilai fundamentalnya.

Artikel terkait

Rekomendasi