Rupiah Menguat ke Rp16.858 per Dolar AS pada Perdagangan Selasa

Rupiah Menguat ke Rp16.858 per Dolar AS pada Perdagangan Selasa
Foto: Ilustrasi Rupiah Menguat ke Rp16.858 per Dolar AS pada Perdagangan Selasa.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka menguat sebesar 10 poin ke posisi Rp16.858 per dolar AS pada perdagangan Selasa (3/3/2026). Penguatan mata uang Garuda ini terjadi di tengah kenaikan indeks dolar AS atau DXY ke level 98,52, seperti dilansir dari Investortrust.

Pergerakan mata uang di Asia terpantau bervariasi pada papan data Bloomberg. Selain rupiah, yen Jepang menguat 0,04 persen, yuan China naik 0,32 persen, dan dolar Singapura meningkat 0,11 persen. Di sisi lain, rupee India melemah 0,55 persen, ringgit Malaysia turun 0,02 persen, peso Filipina menyusut 0,1 persen, serta baht Thailand terkoreksi 0,1 persen.

Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sebesar 6,66 bps menjadi 3,94 persen turut memengaruhi situasi pasar. Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro menjelaskan bahwa penurunan ini mencerminkan pelemahan sebesar 22,9 bps sejak awal tahun karena pasar menganggap eskalasi AS-Israel terhadap Iran sebagai risiko jangka pendek yang tidak langsung mengganggu fundamental ekonomi domestik AS.

Para investor merespons situasi tersebut dengan melakukan aksi beli saat harga melemah pada saham sektor teknologi dan pertahanan yang dinilai defensif dengan fundamental kuat. Kepanikan pasar berhasil diredam karena adanya persepsi bahwa gangguan pasokan energi akan terbatas serta keyakinan bahwa konflik di Timur Tengah tidak akan meluas secara signifikan.

Situasi geopolitik sendiri memanas setelah Iran meningkatkan serangan terhadap Israel dan target lain di Timur Tengah yang menimbulkan korban militer serta sipil termasuk personel AS. Konflik tersebut kian meluas menyusul peluncuran rudal oleh kelompok Hezbollah dari Lebanon dan adanya serangan balasan dari pihak Israel.

Terkait durasi konflik, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa operasi militer tersebut diperkirakan dapat berlangsung selama empat hingga lima minggu. Sementara itu, pihak Teheran menolak keras jalur negosiasi dengan Washington meskipun terdapat klaim bahwa pembicaraan antar kedua belah pihak masih terus berlangsung.

Pergerakan nilai tukar mata uang domestik diproyeksikan akan berfluktuasi sepanjang hari ini.

"USD/IDR hari ini diperkirakan bergerak di kisaran Rp 16.840-16.982 per US$" kata Andry.

Artikel terkait

Rekomendasi