Nilai tukar rupiah mengalami depresiasi sebesar 0,15 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke posisi Rp16.808 pada perdagangan Selasa (27/1/2026) pukul 10.01 WIB. Dilansir dari Investortrust, penurunan ini terjadi di tengah antisipasi pelaku pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve dan dinamika politik di AS.
Kondisi pelemahan mata uang ini tidak hanya dialami Indonesia, melainkan juga terjadi pada sejumlah negara mitra dagang. Yuan China tercatat turun 0,05 persen, rupee India melemah 0,36 persen, yen Jepang terkoreksi 0,07 persen, dan peso Filipina menyusut 0,16 persen.
Sebaliknya, beberapa mata uang terpantau menguat terhadap dolar AS pada periode yang sama. Ringgit Malaysia naik 0,19 persen, euro Uni Eropa bertambah 0,07 persen, poundsterling Britania Raya meningkat 0,10 persen, serta dolar Singapura yang menguat tipis 0,07 persen.
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro menjelaskan bahwa imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun mengalami penurunan ke level terendah dalam dua pekan terakhir. Situasi ini terjadi saat perhatian investor tersedot pada kemungkinan penunjukan Ketua The Fed yang baru oleh Presiden Donald Trump.
Risiko penutupan pemerintahan atau government shutdown di Amerika Serikat turut menjadi sorotan setelah munculnya ancaman blokir RUU pendanaan senilai US$1,2 triliun. Di sisi lain, ketegangan perdagangan meningkat menyusul pernyataan Trump terkait ancaman tarif impor 100 persen terhadap Kanada.
Andry Asmoro mencermati adanya pergeseran dana investasi ke aset aman yang memicu lonjakan harga emas dunia. Komoditas tersebut berhasil menembus rekor tertinggi di atas level US$5.100 per ons akibat tingginya tensi geopolitik dan ketidakpastian fiskal global.
Selain masalah tarif dengan Kanada, pasar juga mengamati ancaman kenaikan tarif terhadap produk otomotif hingga farmasi dari Korea Selatan. Investor kini mulai fokus pada pertemuan kebijakan Federal Reserve selama dua hari untuk menanti pernyataan Jerome Powell di tengah tekanan penurunan suku bunga.
Proyeksi pergerakan nilai tukar rupiah untuk hari ini diperkirakan akan bergerak fluktuatif dalam rentang tertentu. Andry melihat pergerakan mata uang garuda berada pada batas bawah Rp16.735 hingga batas atas Rp16.822 per dolar AS.