Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah sebesar 27 poin ke level Rp17.744 per dolar AS pada perdagangan sore hari Senin, 25 Mei 2026. Penurunan mata uang garuda ini dipicu oleh sentimen kenaikan suku bunga bank sentral AS serta perhatian pasar terhadap defisit anggaran domestik, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Sebelum berada di posisi penutupan sore ini, pergerakan nilai tukar rupiah sempat menembus level Rp17.700 per dolar AS. Pada sesi tersebut, pelemahan mata uang lokal tercatat sebesar 15 poin atau sekitar 0,08 persen ke level Rp17.732 per dolar AS.
Kondisi depresiasi ini terus membayangi rupiah meskipun pasar global sebenarnya menunjukkan optimisme terkait konflik geopolitik di Timur Tengah. Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi menyatakan bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kini dinilai tengah mendekati masa akhir.
"Amerika Serikat dan Iran semakin mendekati kesepakatan perdamaian. Walaupun masih ada perselisihan mengenai isu-isu kunci tentang blokade di Selat Hormuz," Ibrahim menyoroti dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Faktor eksternal lain yang menekan rupiah adalah penguatan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter ketat di Amerika Serikat. Salah satu petinggi bank sentral AS atau Federal Reserve diketahui telah mengeluarkan pernyataan terkait proyeksi inflasi.
"Pada hari Sabtu kemarin salah satu gubernur bank sentral Amerika yaitu Christopher Waller mengatakan bahwa jika ekspetasi inflasi AS menyimpang dari target bank sentral maka ia tidak akan ragu untuk mendukung kenaikan suku bunga," papar Ibrahim.
Sentimen negatif tidak hanya datang dari luar negeri, melainkan juga dari dalam negeri pada pembukaan pekan ini. Penurunan harga minyak dunia diposisikan belum mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi penguatan nilai tukar nasional.
"Walaupun harga minyak mengalami penurunan tetapi rupanya masih belum bisa mengangkat sentimen positif terhadap mata uang rupiah. Adapun pidato Presiden (Prabowo Subianto) tentang kebijakan ekspor komoditas satu pintu melalui Danantara," imbuh Ibrahim.